Sabtu, 10 Agustus 2013

Melakukan hal biasa dengan cara yang luar biasa

"Melakukan hal-hal yang biasa dengan cara yang luar biasa."
Sebuah kalimat yang pertama kali ku dengar cukup membingungkan. Perlu dicerna dulu biar tau apa maksudnya. Hehe maklum tingkat kecerdasaanya gitu deh. Jadi lama loadingnya.Menurut saya itu amazing. Hanya orang2 tertentu yang bisa melakukannya.

Jadi inget saat SMP dulu. Sholat dzuhur itu biasa dan biasanya lagi kalau sholatnya dimushola atau masjid sekolah. Nah, kalau di SMP saya saat itu berbeda dan luar biasa. Tetap dong shalat dzuhur tapi mau tau sholatnya dimana ? Di lapangan sekolah. Huh...saat pertama kali menjalanakannya lumayaan berat dan shock. Masa ia panas2, di siang bolong lagi.  Sampe2 yang cewe2 dijaring tuh di suatu tempat dan di absen. Kalau2 dia bohong.Subhanallah dah sekolah ini.

Mencoba terus menelisik sisi positif dari ini semua. Memang ukuran mushola sekolah kami tidak cukup untuk menampung semua murid di sekolah karena kapasitasnya sedikit. Butuh waktu banyak untuk kita saling bergantian/shift2an sholatnya.Sedangkan waktu istirahat kami hanya 30 menit. Itu berarti semua murid ada yang belum sholat bukan ? Nah, mungkin ini lah salah satu alternatif yang dipilih oleh para dewan guru agar semuanya bisa sholat berjamaah. Dan tempat yang paling memungkinkan saat itu adalah lapangan sekolah, yang cukup menampung seluruh siswa di sekolah. Selain itu, ada sisi positif yang lain yaitu para guru ingin mengajarkan betapa mulianya sholat berjamaah itu, juga untuk melatih kita untuk rajin sholat sejak dini. Karena kita tahu, saat SMP adalah masa2nya puber. Dimana ketika kita sudah baligh, sholat adalah hal yang wajib untuk dilaksanakan. Hal ini harus sangat ditekankan agar untuk ke depannya siswa dapat terbiasa dengan hal seperti itu.


Awalnya kegiatan ini sedikit mengakibatkan kontroversial. Tapi setelah lama kelamaan di jalani. Toh semuanya mulai merasa nyaman dan terbiasa. Betul apa kata orang, " Biasa karena terbiasa."
Itulah salah satu contoh yang saya tuliskan di awal pembukaan tadi. Tapi, saya punya satu contoh lagi nih. Ketika kamu kelak sudah memiliki seseorang yang amat kamu sayangi dan cintai, tentu salah satunya dipikiran kamu hanya ada semata-mata untuk membahagiakan dia. Mungkin kita satu dua kali kita bisa menemukan ide2 yang bisa buat dia bahagia tapi lama kelamaan akan buntu juga tuh pikiran. Yah, kita ga perlu repot2 kawan bingung dan sibuk hal apa ya, yang bisa buat di bahagia. Nah, disinilah maksud saya.
"Tidak perlu repot2 untuk mencari hal yg bisa buat dia bahagia. Bagiku, hanya dengan melakukan hal-hal yang bisa namun dengan cinta yang Luar biasaaa." Cukup menurutku hehe (tapi masih juga mikir ya ?? Ya iyalah, kan manusia, punya akal dan pikiran hehe)

@sefiindria

0 comments:

Poskan Komentar