Selasa, 13 Agustus 2013

If you know when you will dead ?



Jika anda tahu sisa umur anda tinggal 1 tahun, apa saja yang akan anda lakukan untuk mengisi sisa umur itu?

mungkin sebagian akan menjawab: 

1. bersenang-senang
2. jalan-jalan ke tempat indah yang belum didatangi
3. makan sepuasnya setiap hari
4. segera nikah dll

mungkin sebagian orang yang lain memilih:

1. memperbanyak ibadah shalat dan dzikir
2. memperbanyak sedekah
3. memperbanyak silaturahim
4. bekerja lebih giat
5. memberikan hak keluarga dan orang-orang disekitarnya dll

kenapa dua kelompok kegiatan tersebut begitu berbeda dan seolah bertolak belakang?

Seandainya ALLAH menghendaki semua manusia mengetahui kapan ia mati, Dimana ia mati, dan kapan ia mati, Akankah kehidupan dunia ini dihiasi kebaikan demi kebaikan? saya rasa tidak.

kemungkinan yang bisa kita bayangkan:

1. sedikit manusia selalu menghiasi umur dengan ibadah
2. lebih banyak manusia terus menerus berbuat dosa hingga akhir hayatnya
3. jauh lebih banyak lagi manusia terus berbuat dosa hingga sedikit sisa umurnya ia bertaubat.

Ibnu umar Ra, berkata, Rasulullah saw memegang pundaku lalu bersabda' Jadilah engkau di dunia laksana orang asing atau orang yang menyebrangi jalan, "bila engkau berada di sore hari, maka jangan menunggu datangnya pagi; dan bila engkau di pagi hari, maka jangan menunggu datangnya sore,Manfaatkan waktu sehatmu sebelum sakitmu, dan waktu hidupmu sebelum matimu (HR Bukhari)


Dari Abu Hurairah r.a. sesungguhnya Rasulullah bersabda, barangsiapa yang membaca subhanallah wabihamdihi pada satu hari seratus kali, dihapuskan kesalahannya sekalipun seperti buih lautan. (HR. Bukhari) 

Dari Abu Hurairah ra, dari Nabi Muhammad saw, beliau bersabda: "Dua kalimat yang ringan diucapkan tapi berat timbangannya dan sangat disukai Allah adalah Subhaanallaahi wa bihamdih, subhaanallaahil 'azhiim" (HR Bukhari, Muslim)

Jangan sampai kita terlena dengan harta untuk memenuhi kekayaan duniawi yang sifatnya hanya sementara saja, hingga kita lupa akan tugas kita yang sesungguhnya di dunia ini yaitu mengumpulkan perbekalan untuk menuju kampung akhirat yang kekal. Jadi perkayalah diri Kita baik dengan materi maupun dengan ruhani, dan bagikan kekayaan tersebut kepada orang-orang yang ada disekitar Kita, terutama yang lebih membutuhkan.

0 comments:

Poskan Komentar