Kamis, 30 Januari 2014

The Perfecet Muslimah Part 1

Kamis, 23 Januari 2014
Memang sudah ada niat untuk pergi ke ke toke buku Gramedia saat berada di Lampung. Yah, itulah  salah satu tempat tujuan aku saat liburan. Selain ingin melihat-lihat buku terbaru apa salahnya juga membelanjakan uang dari beasiswa untuk membeli buku-buku supaya semakin produktif dan ga sia-sia uangnya.

Saat itu,daerah tempat tinggalku diguyur hujan. Wah, masa ia gara-gara hujan niat pergi ke sana ga jadi. Apalagi ada satu buku yang udah lama aku cari-cari. InsyaAllah ada. (Karena waktu ke Gramedia Bogor, aku belum menemukannya. Huft..).

“Udah mbak, ga usah ke Gramed. Besok aja. Hujan ini.” Kata Ibuku
“Yah bu...hujan kayak ini mah sering di Bogor. Masih hujan air gini kan hehe.” Kataku
Akhirnya aku putuskan juga untuk pergi. Yah, kondisi ini memang biasa di Bogor. Tetap melangkah walau hujan badai datang (agak lebay). Tapi ini serius loh. Hehe
Skip.

Sekitar pukul 13.30 ku bergegas pergi. Setelah tiba disana, ku langsung menanyakan buku yang aku incar2 itu.
“Maaf mbak stok kosong.” Kata seorang karyawan
MasyaAllah. Ga gramed Bogor, Gramed Lampung pun ga ada. Ya sudahlah, cari buku yang lain.
Sekitar 3 jam-an saya berada di sana. Kalau saya berada di toko buku, pasti aja rada susah kalau mau milih buku. Butuh pertimbangan hehe. Hingga akhirnya aku pun membeli 3 buku buah. Sesuai dengan rencana juga, 1 buah buku tentang perjalanan, 1 buku tentang pengetahuan umum dan 1 buku lagi tentang kemuslimahan (agama).
Oke. Berikut beberapa kutipan atau ringkasan buku yang saya baca, yaitu
buku The Perfect Muslimah.

Pada buku ini 6 sub bab yang dibahas, yaitu menjelaskan The Perfect Muslimah itu seperti apa aja sih ? 6 kriteria.
(Perfect dalam pandangan penulis tentunya).

 “..Hendaklah kalian melakukan amal dengan sempurna. Jika tidak mampu berbuat yang sempurna, maka lakukanlah yang mendekatinya.” (HR.Bukhari)

Bagian 1 :Brilian otaknya
“Saya percaya bahwa kesempurnaan seorang manusia justru terletak pada ketidaksempurnaanya. Maka, setiap ada rasa kagum pada seseorang. Saya selalu menyisakan ruang dalam jiwa untuk menerima segala kekurangannya. Paling tidak sebagai obat jika kelak ada rasa kecewa.”

Muslimah yang sempurna adalah Ia terus mengasah akalnya hingga kecerdasanlah yang justru meminta untuk dilekatkan di otaknya. Wawasannya luas.ide-idenya brilian, cara berpikirnya logis,imajinasinya hebat,daya ingatnya kuat. Ia menjadi pribadi cerdas akalnya dan tinggi intelektualitasnya.

Judul 1 > Otak Brilian Setelah bertekad jadi Hafizah
Terdapat fakta bahwa memperdengarkan Al Quran kepada bayi akan meningkatkan tahap intelegensi bayi. Bacaan Al Quran mempunyai efek yang sangat baik bagi tubuh, seperti menenangkan, meningkatkan kreativitas, kekebalan tubuh,konsentrasi dan berbahasa.

Judul 2 > Rahasia IQ-nya Luar Biasa
Kuncinya adalah dengan rajin bersujud. Penjabaran ini sangat luas ? Rajin sholat, rajin bersyukur (sujud syukur), rajin bertobat (menangis dalam sujud),rajin tawakal dan rajin berdoa.
Sungguh, sujud memiliki manfaat yang luar biasa dahsyat untuk meningkatkan kecerdasan otak.  Hampir tidak ada ahli kesehatan yang menyangkal kedahsyatan sujud. Konon, ada beberapa urat saraf otak manusia yang tidak bisa dimasuki oleh darah. Padahal kita tahu bahwa pada setiap inci otak manusia memerlukan darah yang cukup agar dapat berfungsi secara normal.
Jika ingin dicerdaskan oleh Allah, rajinlah bersujud !!


Judul 3 > Rahasia UNAS tertinggi se-Indonesia
Kuncinya yaitu Ia merutinkan :
a.       Meminta doa restu orang tua
b.      Belajar usai sholat tahajud
c.       Sedekah
“Orang-orang hebat dalam sejarah, kebanyakan adalah kaum spiritual yang dahsyat. Orang yang prestasinya hebat lebih sering merupakan seseorang yang kuat keyakinannya pada Tuhan.”

Judul 4 > Impian Serba 24
Ada seorang pemuda yang menargetkan impiannya serba 24, yaitu :
Nikah pada usia ke- 24
Bikin rumah pada usia ke- 24
Punya usaha pada usia ke- 24
Jadi insinyur pada usia ke- 24
Nulis 24 judul buku pada usia ke- 24
Kenapa angka 24 ?
Nggak jelas alasannya. Ia hanya ingin sebelum menginjak ¼ abad usianya, ia sudah mewujudkan impiannya itu. Dan Subhanallah, impian itu semua tercapai.
Caranya ?
Ternyata pemuda ini sejak kuliah sudah terbiasa dengan target. Tiap habis subuh, aktivitasnya adalah membuka buku kegiatan dan menulis apa saja yang ingin dirihnya pada hari tersebut. Ia tulis detail mungkin. Dimulai dari yang prioritas sampai aktivitas tambahan ketika ada waktu luang. Dia ingin produktif. Ia hanya tak mau sedikitpun waktunya terbuang sia-sia.
Ayooo kita juga bisa, lakukan !!

“Target itu menjadi titik fokus hiduppnya. Ia berdoa untuknya. Ia bekerja untuknya. Ia belajar untuknya. Bahkan ia tidur bersama mimpi-mimpinya.”

Judul 5 > Kepuasan Terhadap Ilmu
Anak muda yang begitu cerdas intelktualitasnya tinggi tapi berakhlak, jauh lebih menguntungkan dibanding cerdas intelktualitasnya tinggi tapi akhlaknya bejat. Tentu yang kita harapkan adalah anak muda yang intelek dan akhlaknya baik. Otaknya brilian, hatinya beriman, ibadahnya khusyuk, belajatnya khusyuk. InsyaAllah anak muda seperti ini yang bakal mengubah negeri kita ke arah yang lebih baik.

Ilmu itu, mengangkat derajat orang yang mempelajari, memudahkan orang yang mengamalkan, makin bertambah jika dibagikan, dan akan abadi jika dituliskan.
Ilmu itu, mencahayai gelapnya peradaban, memballik nasib menuju keberkahan, dam memantik hadirnya kebahgiaan.

“Ilmu dan seni tanpa agama, jadinya tabu. Agama dan seni tanpa ilmu, jadinya ragu. Agama dan Ilmu tanpa seni, jadinya kaku. Tabu,ragu,kaku.”
“Dengan ilmu hidup jadi mudah. Dengan seni hidup jadi indah. Dengan agama hidup jadi terarah. Mudah.Indah.Terarah.”

Judul 6 > Belajarku usai tahajud
“Biasanya Rasulullah tidur di awal malam. Kemudian tengah malamnya beliau mengerjakan sholat malam
Waktu antara sepertiga malam yang akhir dengan subuh inilah yang sejak dulu dimanfaatkan oleh ulama untuk menimba ilmu. Daya serapnya luar biasa hebatnya. Daya tahan tubuh sangat prima. Belum lagi pertolongan Allah yang memang sangat cinta dengan pengamal sholat malam.
Caranya mudah bangun malam ? (Menurut Imam Ghazali)
a.     Asbab Zhahir : Menyedikitkan makan, mengurangi kesibukan, jangan meninggalkan tidur siang, dan hindari maksiat serta dosa-dosa.
b.      Asbab batin : menjaga hati, takut akan akhirat, pikirkanlah keutamaan tahajud,dll.

Judul 7 > Menjadi Muslimah prestatif
“Di dalam mengarungi kehidupan banyak ombak dan mungkin badai yang akan dihadapi, tapi itulah seni kehidupan. Teruslah kembangkan layar dan nikmati perjalanan kita hingga sampai ketujuan. Bekerja dan berdoa dengan sungguh-sungguh.”

Lantas bagaimana menjadi anak muda yang prestatif ?
1.       Keberanian untuk mencoba hal yang hebat dan baru
2.       Jangan gengsi ngerjain hal yang baru
3.       Targetkan mimpi yang muluk
4.       Miliki keingintahuan yang tinggi, yang mendekatkan pada impian kita.
5.       Cerdaslah dalam bergaul.
Yuk praktikan !!!

Jika terpaksa kita harus membenci sebuah kata-kata, bencilah kata “rata-rata”. Jadilah orang yang rezekinya,prestasinya,nilainya,kontribusinya,idenya, tampangnya,jabatannya,amalnya,
perjuangannya hanya rata-rata.

Padahal karunia Tuhan pada manusia adalah sesempurna-sempurnanya. Harusnya prestasinya melejit. Rezekinya melangit. Kala gagal segera bangkit. Sekali hidup harusnya rezekinya hebat. Prestasinya mantap dan kontribusinya dahsyat.

0 comments:

Poskan Komentar