Selasa, 30 Juli 2013

Notes From Qatar 2 part 5

Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah.”(Al Ahzab:21)
***
Mereka itu diberi pahala dua kali[1128] disebabkan kesabaran mereka, dan mereka menolak kejahatan dengan kebaikan, dan sebagian dari apa yang telah Kami rezkikan kepada mereka, mereka nafkahkan.”(Qashash:54)
***
Hai anak-anakku, pergilah kamu, maka carilah berita tentang Yusuf dan saudaranya dan jangan kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya tiada berputus asa dari rahmat Allah, melainkan kaum yang kafir." (Yusuf:87)
“Jangan  bersedih sesungguhnya Allah bersama kita.” (At-Taubah:40)
Kenpa kita harus berputus asa dan bersedih dari rahmat-Ny, Jika Allah Swt selalu ada bersama kita. Never Give up, Try Again !!
***
"Wahai Tuhan Yang mempunyai kerajaan, Engkau berikan kerajaan kepada orang yang Engkau kehendaki dan Engkau cabut kerajaan dari orang yang Engkau kehendaki. Engkau muliakan orang yang Engkau kehendaki dan Engkau hinakan orang yang Engkau kehendaki. Di tangan Engkaulah segala kebajikan. Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu.” (Ali Imran:26)
Saat kita mempunyai jabatan dan kekuasaan yang besar, guanakanlah sebesar-besarnya untuk kemaslahatn ummat agar menjadi tabungan pahala di akhirat kelak. Kita telah emlihat di dunia ini bagaiaman kekeuasaan dipergilirkan dari satu orang ke orang lain, dari satu kaum ke kaum lainnya.
***
“Dengarlah umatku. Tuhan kalian adalah satu dan leluhur kalian pun satu. Kalian semua adalah anak cucu Adam yang diciptakan Allah Swt dari tanah. Maka, tak seorang pun dari kalian lebih utama daripada yang lain. Sesungguhnya yang paling utama dalam pandangan Allah adalah yang paling bertakwa. Dengan demikian tak seorang Arab pun yang boleh emngaku nbahwa dirinya lebih utama daripada yang bukan Arab, dan juga sebaliknya.” (Khutbah Rasullallah saw saat Haji Wada)
***
Memaafkan itu lebih sulit dibandingkan meminta maaf karena disana ada keikhlasan. Mahatama Gandhi mengatakan,”Hanya orang yang kuat yang mampu memaafkan.”
Sungguh, memafkan adalah perbuatan yang paling indah yang dilakukan manusia dimuka bumi. Di dalam Al-Qur’an juga sudah tertera perintah untuk saling memaafkan.

0 comments:

Poskan Komentar