Sabtu, 23 Januari 2016

Be a Gentleman, Get Married and No Couple Until AKAD

Laki-laki, janganlah tebar pesona, menebar janji, mengikat yang belum pasti. Jika memang telah siap, datangi orangtuanya. Jangan memberi harapan kepada wanita yang bukan mahrammu. Sungguh, wanita itu lemah. 

Jika belum mampu, bersabarlah hingga tiba saatnya engkau telah merasa mampu dan siap untuk mengucapkan perjanjian yang kuat dan suci itu. Jangan "membooking" dia dengan komunikasimu dengannya, melalui inbox atau chating yang kau bina dengannya.

Sungguh, interaksi yang kau lakukan dengan wanita yang bukan mahrammu adalah hubungan yang terlarang.
Engkau yang begitu semangat menggembor-gemborkan haramnya pacaran, tetapi engkau sendiri yang malah terjebak dalam apa yang engkau kau yakini haram itu. 

Iya, aku tahu engkau tidak jalan berdua dengannya, tidak pegangan tangan, atau seabrek aktivitas lainnya. Tapi engkau tetap berkomunikasi dan berchating ria dengannya kan? bercanda ria, membicarakan hal-hal yang sebenarnya tidak penting. Saling curhat dan membicarakan masalah yang tidak pantas untuk kau ungkapkan pada yang bukan mahrammu.

Aku tahu, sebenarnya kau telah mengetahui bahwa hubungan yang kau jalin adalah terlarang, tapi dari hatimu masih terdapat bisikan, bahwa kau tak bisa berhenti untuk berkomunikasi dengannya. Sebenarnya kau bisa. Sangat bisa untuk berhenti dari inbox atau chating ria dengannya.

Kenapa? Kau sudah terlanjur menyimpan rasa padanya?
Kau takut dia diambil atau bersama yang lain atau memilih orang lain? Lantas kau "membooking"nya dengan terus-terusan menjalin komunikasi dan berduaan dengannya di dunia maya?
Engkau chating-an dengannya, engkau mengikat hatinya, agar dia tak lari ke lain hati?
Engkau egois. Kau biarkan dia dalam pengharapan yang panjang tak berujung. Penantian yang tak pasti.
Kau katakan akan menjemputnya 2 atau 3 tahun lagi, setelah lulus kuliah, dapat kerja tetap, setelah ini, itu, de el el...
Tak terfikirkah engkau tentang perasaan wanita yang kau beri harapan itu? Dia mengharap padamu yang tak berani memberi kejelasan.

Wanita, jadilah wanita cerdas. Jangan mau di PHP sama laki-laki yang suka tebar janji. Memangnya kamu tahu apa yang akan terjadi ke depannya?
Kau menunggu, menunggu dengan penuh harap. Menanti yang tak pasti... Kau tolak laki-laki sholeh lain yang datang ke rumahmu demi menunggu dia yang telah menjanjikan yang tak pasti?
Kau bersedia hatimu diikat dengan ikatan lemah yang tak jelas.
Hari-harimu penuh harap dan penantian pada sosok yang tak berani memilih dengan tegas: berhenti dari komunikasi yang terlarang atau mendatangi walimu.
Bagaimana mungkin kau bertahan untuk terus berharap pada laki-laki yang bimbang tak berani memutuskan pilihannya dengan tegas?
Wahai wanita, cerdaslah !!

Jagalah 'iffah dan 'izzahmu...
Janganlah mengikuti ajakannya untuk berduaan di dunia maya dengan berchating ria.
Sungguh, setan adalah yang ketiga diantara wanita dan laki-laki bukan mahram yang berduaan. Setan akan berusaha bagaimanapun caranya untuk membisikkan manusia agar bermaksiat kepada Allah Subhanahu wata'ala.
Laki-laki, jika kau menyukai seorang wanita, dan kau yakini akan kebaikan dan keshalehahannya, segera temui walinya. Karena wanita shalehah itu sulit ditemukan di zaman yang penuh fitnah ini.

Tapi jika kau belum siap untuk membina ikatan suci itu, bersabarlah.. Siapkan dirimu.. Jangan kau meracuni dan merusak hatimu dengan komunikasi terlarang dengannya. Jadilah laki-laki yang tegas yang tak mudah umbar janji tak pasti. 

Kita tak pernah tahu apa yang akan terjadi ke depannya.
Wanita, jika ada laki-laki shaleh yang datang pada walimu dan kau menyukainya, terimalah ia. Karena laki-laki shaleh itu sulit ditemukan di zaman yang penuh fitnah ini.
Janganlah mau diajak menjalin hubungan terlarang meskipun kau menganggapnya kecil, hanya berchating ria dengannya, tetap terlarang.

Laki-laki yang baik itu tidak akan mau menebar janji yang tak pasti.
dan wanita yang baik itu tidak akan mau dijanjikan harapan tak pasti.
Jika sudah terlanjur menjalin komunikasi?
Berhentilah. Pasti bisa. Tergantung dari seberapa kuat niat kita untuk mentaati perintah dan tidak bermaksiat kepada Allah.

Tenanglah, yakinlah...
Bahwa jika memang berjodoh, pasti bertemu...
Bukankah pasanganmu telah Allah tetapkan?
Tugas kita adalah terus memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas iman.
Wanita yang baik untuk laki-laki yang baik, dan jodohmu, adalah cerminan dirimu.
Jangan mau terjebak dalam hasutan setan karena takut tak berjodoh dengannya.
Jika dia memang jodoh yang Allah tetapkan bersamamu, di ujung pulau pun tetap akan bertemu.
Tapi jika dia bukan jodohmu, meski dia ada di sebelah rumahmu, seberapa sering pun kau menjalin komunikasi dengannya, tetap tidak akan bersatu.

Jodoh itu penuh rahasia.
Maka jemputlah ia dengan jalan berkah.
Bagaimana mungkin akan berkah, jika prosesnya tak berkah?
Be a Gentleman, Get Married and No Couple Until AKAD
Wallahu a'lam bish shawab

#BeAGentleman
#GetMarried
#NoCoupleUntilAKAD

[repost]

0 comments:

Poskan Komentar