Minggu, 08 Maret 2015

#2 - It's TIME for Me

Rasanya itu seneng banget. Ternyata kunci dari kita diizinkan untuk turun lapang/penelitian adalah survei lokasi dan bagaimana meyakinkan dosen kalau kita memang sudah matang persiapannya. Mulai dari hal apa yang harus dicari, data yang didapat terus mau dikayak gimanaini. Ya, kalau dalam ranah formalnya sih Proposal dan Kuesioner sudah oke semua.

Pukul 06.00 sudah siap untuk melakukan perjalanan Bogor – Bandung. Awalnya merasa takut. Tapi mau gimana lagi, harus tetap untuk melangkah. Yeaah...

Cinta dan pesan AYAH yang sangaat menguatkan :)

Dibis MGI
“Eh kamu, mau kemana ?’”, tanyaku kepada teman satu bis. Kebetulan dia teman satu ESL 48.
“Mau pulang nih.” Jawab dia santai
“Eh kalau dari Leuwipanjang ke Rancaekek naek apa ya ?”, tanyaku
“Nanti bareng aja sef, kebetulan dijemput sama mamah dan papah di Leuwipanjang dan lewat rancaekek juga ko.”
“Huaa,,,boleh ?”
“Sok atuh....”
“Makasih yah.” Jawabku senang.

Niatnya, perjalanan kali bisa ditempuh sendiri. Supaya bisa mandiri ke depannya – ga nanya2 dan ngerepotin banyak orang lagi hehe. Eh tapi ternyata, Allah paham kalau aku belum cukup berani untuk sendirian Dan akhirnya, Allah kirmkan aku teman seperjalanan dan ditraktir makan siang juga sama mamah dan papahnya. Heeuu makasih ya Allah dan kamu. 

Rumah ke-3
Seberapapun banyak rumah yang kita singgahi, akan lebih nyaman ketika berada dirumah pertama – rumah orang tua kita. Harus bisa betah nih disini, secara kan disini kita ga bentar tapi akan lama.


Curhat Via Whatsapp
“Mba disana sama siapa ?”tanyaku kepada kakak kelas yang baru saja menyempurnakan ½ agamanya.
“Kalau pagi sampai sore mba sendiri dek. Palingan kakak (suami) mba pulangnya sore.”
“Wah, kita senasib nih mba. Tapi yang membedakan, kalau mba ada yang ditunggu – suami mba. Kalau sefi ga ada :D.”

Sekitar 1 minggu melakukan ‘penjajakan’ didesa.
‘Pergi kesan kesini. Kantor desa. Tokoh penting. Puskesmas. Setiap hari lewat daerah banjir sambil goes sepeda. Masak sendiri. Tidur sendiri. Cuma ada selingan yaitu mainan sama cucu ibu yang punya rumah umur 2 tahun.’

Suatu keitka dipagi hari, kebetulan pagi ini saya harus pulang ke Bogor. Karena besok hari kamis saya harus terbang ke Pontianak.

“Nak, tinggal dirumah ini ?” ,tiba2 ada seorang nenek2 menghampiriku ketika sedang berjempu dipagi hari.
“Iya nek.” Jawabku tersenyum.
“Selamanya ?”, tanya sang nenek penasaran
“Hehe...ga nek. Lagi penelitian disini. Hari ini mau pulang ke Bogor dulu.”, kaget banget ditanyain kayak gitu :D

Back to Bogor. Huu...kangen. (padahal baru 6 hari :D)


Cinta dan pesan IBU yang sangaat menenangkan :)

Bandung,18 Feb 2015 

0 comments:

Poskan Komentar