Minggu, 21 Februari 2016

Uhibbuki Fillah




Berkat kemarin malam (jum'at malam ) setelah merapikan kembali catatan-catatan, mereview-review buku yang sudah dibaca dan 'menengok' fajar pagiku. Aku pun mengambil keputusan untuk pulang ke Dramaga sabtu ini (read: kosan lama). Rasanya ingin merapikan kembali puing-puing semangat yang berserakan. Ya, Dramaga menjadi salah satu tempat untuk mengembalikan semangat itu. Terutama semangatku untuk bisa istiqomah kepada-Nya. Terkadang masih labil - naik turun.

Setelah me-list agenda yang akan dilakukan di weekend ini. Aku bergegas untuk TanGo ke Dramaga. Ku nikmati perjalanan sore ini sambil membaca buku 'lautan langit' yang masih belum ku khatamkan - padahal sudah 2 minggu. Tapi, terlelap dikendaraan angkutan umum juga menjadi salah satu kebiasaan burukku, Ga pa-pa lah yah, habisnya muacet dan cuaca cukup terik hehe

Malam ini, aku ada janji untuk bertemu dengan salah sahabatku, yang baru saja menggenap. Salah satu yang menjadi alasanku untuk pulang ke Dramaga - mengunjungimu sobatku. Sudah lama tak bertemu denganmu dengan statusmu yang baru :)

Sebelum melakukan perjalanan silaturahim menuju tempat tinggalmu. Aku ada janji juga untuk membelikan teman-teman di meshku membelanjakan apa yang mereka pesankan. Ah, aku merasa senang sekali. Iya dong *balasku dalam hati | mengelilingi bara adalah salah satu hal yang dirindukan ketika berada jauh darinya. Hehe. Iya, soalanya di bara itu semuanya tersedia lengkap dan harganya pun terjangkau. Harga mahasiswa banget, meskipun saat ini status itu sudah tidak sah semenjak 21 Oktober lalu. Pokoknya Bara (read : tempat belanjanya mahasiswa IPB) is the best lah !!

Hm...meskipun sudah lulus, usia sudah bertambah banyak, alhamdulilah sudah bisa berpenghasilan juga, tapi tetap saja untuk urusan satu ini aku masiiiih saja merepotkan orang lain. hihi. Biane *maaf bahasa korea ^^
Apa ? masih diboncengi orang. Merepotkan bukan ? Ah, tak apa, toh ini caraku mematuhi apa yang perintahkan Ayah kepadaku selama aku berada jauh disini. Nih Yah, mba patuh nih :D

Ha....Udara malam ini begitu sejuk. Ramai sekali kendaraan berlalu lalang. Menambah kebahagianku malam ini. Alhamdulillah. Perjalanan malam dengan menggunakan kendaraan bermotor adalah hal yang aku suka, meskipun setelahnya aku akan masuk angin karena tidak menggunakan jaket. hoho tapi aku suka. Apalagi kalau sudah perjalanan pulang ke rumah, rasanya tenang sekali. Ketika dalam perjalanan kita bisa mengistirahatkan tubuh dari banyak aktivitas, membaca buku sambil mendengarkan musik serta sesekali melihat jalanan yang penuh kerlap kerlip lampu - aku suka. Masya Allah nikmat yang luar biasa. Terimakasih, ya Rabbku ;)

Tetiba aku melihat kakak kelasku yang hendak menyebrang sambil menggunakan headset.
"Ka ......*tut tut " teriak ku spontan, kakak kelas yang ku kenal dengan baik dan baru saja lulus di waktu terbaiknya bulan Februari ini. Akhirnya.

"Hah....iyaa."jawabnya kaget sambil melihat wajahku. 

Aku tersenyum dan merasa bersalah juga karena telah mengganggu konsentrasinya untuk menyebrang. Ingatkan aku besok untuk wasap dia, meminta maaf ;))

Memakan waktu sekitar 13-15 menit untuk sampai ke tempat tinggalmu sobat. Dan lamunanku tentangmu tetiba terlintas.

Kamu....
Seorang sahabat, yang begitu menyayangiku karena-Nya
Sahabat yang bisa membuat semuaya 'cair' ketika aku pulang ke kosan lamaku, dengan penuh canda tawa, rasa lelah itu pun hilang begitu saja. 
Sahabat yang telah membersamaiku selama 4 tahun ini - amanah bareng, wirausaha bareng, kosan bareng bahkan pernah kami pun pernah sekamar bareng.
Seseorang yang menjadi tempatku pertama kali bercerita - hal apapun itu. 
Dan satu hal yang paling ku ingat akhir-akhir ini, yang kau lakukan untukku; ialah kau mengompresiku dengan manset yang berbalut air hangat di keningku ketika aku jatuh sakit. Aku ingat sekali, waktu itu demamku sangat tinggi. 

"Ya Rabb, terimakasih telah mengirimkan karunia sahabat yang luar biasa. T.T"

Ma'af saat itu, aku tidak bisa hadir di hari bahagiamu, di Kuningan. Saat itu aku hanya bisa terbaring dikasur dan sibuk dengan demamku yang tak kunjung selesai T.T 

"bruuuuk..." tiba-tiba aku terjatuh dari motor dan lamunan itu menghilang.

Aish, subhanallah yah sebegitu banget perjuangan untuk silaturahim menuju rumahmu. Sampe pake acara jatuh dari motor segala. 

Dan kini aku tepat berada di depan rumahmu.Ku langsung berlari menujumu, tanpa menghiraukan lagi bagian mana yang terjatuh tadi, apakah terluka atau tidak. Ah, sudahlah yang penting kini aku bisa melihatmu lagi dan segera memelukmu. *untung ga  jatuh lagi yah karena lari-lari hihi

Setelah berhasil melepas kerinduan ini dengan memelukmu. Aku terdiam dan masih merasa heran. Ku lihat sekeliling tempat tinggalmu yang baru. Melihat beberapa pajangan yang kau pasang di dinding. Dapur yang sudah terisi kompor dan sebuah lemari. Tempat tidur yang sudah terisi kasurmu yang dulu dan beberapa baju yang digantung di tembok. 

"uhuk..uhuk." aku tersedak ketika kamu dipanggil adek dan kamu memanggil suamimu aa. 

"Kenapa, Sef ?" tanya temanku

Mukaku memerah ^^ #malu | Segeraku mengambil minum. 

"Maap. maap. Itu ga sengaja dan bukan kaget karenamu loh." pembelaanku hehe

#skip

sekitar 30 menit aku berada disana. Berbincang-bincang. Melepas rindu. Memastikan kalau kamu baik-baik saja ditempat barumu ditemani suamimu. Cukup bagiku. 

"Udah pukul 20.35 tuh. Jamal."  salah satu sahabat teman suamimu mengingatkan kami untuk segera pulang ke kosan. 
"Okey. Makasih atas jamuan bakso ikannya." jawabku
"Ayo kita pulang." ajakku kepada yang lain

#skip

Pikirku dalam perjalanan pulang.
"Terimakasih ya Allah atas pembelajaran malam ini. Membuat hati ini tersentak dan merasa ingin lebih mempersiapkan sebaik-baiknya untuk dia - yang masih tersimpan untukku oleh-Mu ;))

Ha.....*tarik nafas

Bahagia memang sederhana. Ya, sesederhana bagaimana cara kita memaknai bahagia itu sendiri.
Ah, hati memang ga bisa bohong, di hati terdalam aku, aku tidak bisa mengelak bahwasanya pun merasa sedih juga malam ini karena sudah tidak ada tempat seluas-luasnya lagi untuk aku bercerita - sahabatku - Risma Anggraeni. 


Aku mencintaimu karena Allah

22 Feb 2016 | 1;31 WIB
#metRehat

1 komentar: