Selasa, 22 Oktober 2013

Pemuda


Hei, kau yang ada di sana!
Ya, kau. Yang sedang beranjak tua.
Sudah berapa lama kau hidup sebagai seorang pemuda??
Dengan tubuhmu yang masih kuat seperti baja,
Semangatmu yang sering meletup dan menggelora,
Juga daya pikirmu yang kerap membuncah,
apa yang sudah kau perbuat untuk kebaikan dirimu di masa kini dan nanti?
Sudahkah kau berprestasi sehingga membuat bangga Ibu Pertiwi?

Ketahuilah wahai pemuda..
Kalian adalah permata bangsa yang tiada bandingannya.
Kalian benih peradaban, pejuang masa depan.
Kalian penentu kemenangan bangsa dalam melawan kemiskinan dan kejahatan.
Kalian pengganti kaum tua ketika sudah banyak dari mereka yang tak bisa dipercaya.
Kamulah harapan dan tumpuan negara, Indonesia.

Ketahuilah wahai pemuda..
Sumpah Pemuda menjadi bukti bahwa pemantik kemerdekaan di negeri ini adalah kalian, para pemuda.
Tanpa pemuda waktu itu, mungkin bumi Indonesia tetap dalam cengkraman penjajah yang pongah dan serakah.
Ir. Soekarno berkata, “Berikan aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya, berikan aku 1 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia.”
Bukanlah khayalan, apalagi candaan. Kalian memang punya kemampuan untuk melakukan yang demikian.

Rasanya, 1001 masalah di negeri ini bukanlah hambatan perubahan, anggaplah sebagai tantangan yang mesti diselesaikan. Oleh kalian, hingga penerus kalian di depan.
Belum terlambat untuk membangunkan negeri ini dari keterpurukan. Sungguh belum terlambat..
Sebelum bumi diluluhlantakkan oleh Tuhan, pasti akan selalu ada kesempatan yang diberikan Tuhan.
Tuhan pun menekankan, setiap kesulitan pasti memiliki kemudahan yang berjalan beriringan.
Dan menjadi sebuah keniscayaan, Indonesia akan mencapai kejayaan yang selama ini diimpikan. 
Indonesia Jaya, Indonesia sejahtera.

Saatnya bangkit kawan!!
Ayo, kita eratkan genggaman tangan, untuk bersama-sama melakukan perubahan.
Tak ada yang tak bisa diselesaikan selama kita berjuang dalam visi yang sama.. Indonesia Jaya.
Segera ambil peranan yang bisa kita lakukan. 
Bahkan walaupun peran yang terlihat kecil dan sederhana, jangan ragukan.
Toh, prestasi besar itu kumpulan doa dan usaha sederhana yang rutin dilakukan, bukan?
Maka, pastikan kita menjadi pasukan dalam perjalanan panjang menuju Indonesia Jaya, bersama pejuang kemerdekaan yang telah bersemangat mengawali perubahan.

Perjuangan hingga menutup mata, demi tanah air tercinta, Indonesia Raya.

H-8 menuju Hari Sumpah Pemuda.
Asrama Beastudi Etos Putra Bogor, 19 Oktober 2013
-> Karya sederhana untuk FSLDK (Forum Silaturrahim Lembaga Dakwah Kampus)
Post by Ka Ego-KOM D

0 comments:

Poskan Komentar