Kamis, 07 April 2016

Hati yang Lapang ;))

Bismillahirrohmanirrohim...

Perkara rasa memang ga bisa ditolak. Tapi hati....sangat bisa untuk dikondisikan.

Seorang wanita. Ia memang ditakdirkan untuk perasa. Jadi, wajar...setiap kata yang keluar dari mulut orang lain dan itu menyakitkan baginya, bisa membuat hatinya sedikit tergores. Meskipun, tak seberapa....tapi itu bisa membekas dihatinya. Ya Rabb, ajari aku bagaimana cara mengelolanya ?? Betapa sulitnya mengelola hati ketika tersakiti T.T

Seiring berjalannya waktu. Bagaimanapun ia harus bisa menata hatinya. Bersikap tenang, meskipun hati sedemikian rusuhnya. Tetap tersenyum meskipun ada perkataan orang lain yang membuat hatinya tergores. Tetap tegar meskipun banyak orang yang salah mengartikan.

Ia. Wanita. Harus belajar. Agar untuk perjalanan ke depannya ia sudah tidak mudah lagi tersakiti hatinya. Memahami, bahwa bukan perkataan orang lain yang menyakitkan melainkan hati kitanya saja yang belum lapang. Hati kitanya saja yang belum bisa menerima. Hati kitanya saja yang belum terbiasa mengelolanya.
Lantas bagaimana caranya ?

Seseorang mengatakan bahwa "Jangankan untuk mema'afkan. Bahkan hati yang telah TERCERAHKAN tidak mudah untuk disakiti lagi."

Ya. Tercerahkan. Aku mendapatkan jawabannya. Mungkin disini yang ia maksud adalah hati yang lapang, hati yang senantiasa berhusnudzon kepada Allah, hati yang dekat kepada Allah, dan hati yang senantiasa menyebut dan mengagungkan nama-Nya. Bersabarlah. Bersyukurlah.

Sehingga dengan begitu, kata apapun yang masuk atau keluar melalui hatinya. Ia bisa mengelolanya.

Masya Allah. Sampai sedetail ini pun, Islam mengajarkan. Bagaimana cara berbicara kepada saudaranya ? Bagaimana cara berbicara ketika ingin memberikan masukan/kritikan kepada saudaranya.

Ya Rabb, indah sekali jika banyak orang yang memahami bagaimana hal ini mesti dilakukan. Berbicara hati-hati terhadap saudaranya, mencerna terlebih dahulu apa yang ia katakan, tidak mengkritik di depan umum, berbicara seperlunya dan bermanfaat.

Ah, ayoo dong move on. Lupakan yang telah berlalu. Belajar dari apa yang telah terjadi. Ambil yang positif. Oke ??

Semoga kita senantiasa dilapangkan hatinya ;))

#Bersyukurlah
#Bersabarlah

Kamis, 07-04-2016

0 comments:

Poskan Komentar