Minggu, 06 Juli 2014

6 Juli | H7 KKP | H8 Ramadan

Juli 06, 2014 0 Comments

Bismillah...

Pagi yang begitu menusuk rasa dinginnya. Subhanallah. Tapi, tadi ketika mandi, tubuh ini tak bergemetar lagi. Alhamdulillah sudah bisa beradaptasi sepertinya hehe.

Seperti biasa, tak lupa untuk menunaikan sholat dhuha disetiap harinya. Sejenak rehat dari aktivitas, tuk menyempatkan waktu memohon kepadaNya. Sholat duha, biasanya di identikkan dengan sholat sunnah pelancar rezeki. Ya...itu benar saja. Tapi, harus kita yakini juga, bahwa rezeki itu tak hanya berupa materi saja. Nikmat sehat, islam, iman merupakan rezeki dariNya. Oleh karena itu, berharap ketika dhuha menjadi rutinitas kita disetiap harinya, insyaAllah itu merupakan wujud rasa syukur kita kepada Allah. #keepIstiqomah

'Bisa karena biasa', mudah saja, ketika bada shubuh tadi mengkhatamkan satu juz. Nikmat rasanya. Bisa diberikan kemudahan dan memahami di setiap ayatNya. InsyaAllah ramadan kali ini minimal khatam 2x. Andaikan wanita tak ada masa tuk berhenti sejenak. Pasti bisa lebih khatamnya. He.

Kegiatan kkp hari ini tak begitu padat, hanya membuat slide, desain sketsa tempat sampah, dan membuat surat undangan kepada adik-adik peserta little farmer.

Mencoba tuk produktif, jadinya waktu2 kosong di isi dengan tilawah dilanjutkan dengan membaca buku dan biasanya terkahir yaitu tertidur. hehe..

Oh iya, aku tersentak ketika habis sholat taraweh tadi. Kita ber 4 saling berdekatan. Membicarakan waktu kepulangan. dan hingga akhirnya menjurus kepada perpisahan aku dengan mereka. T.T | iya, aku pulang nanti akan membawa koper. Karena setelah lebaran nanti, saya tidak balik.ke Garut lagi, tapi ke kalimantan (ink mimpiku...semoga terwujud). Tapi, disisi lain, sedih juga meninggalkan mereka ber 3 dengan mega proker yg berada di bulan agustus. Tak apalah, aku percaya kalian kawan. Pasti bisa, SEMANGAT !!!

5 Juli | H6 KKP | H7 Ramadan

Juli 06, 2014 0 Comments

Bismillahirrohmanirrohim

Alhamdulillah hari ini sinar mentari menghangatkan bumi karyamekar setelah gerimis tadi pagi. Pakaian yang dicuci dari 4 hari yang lalu pun sekarang mulai kering. Yeaah akhirnya bisa nyetrika juga :D

Pukul 13.00 » kami bergegas menuju kantor desa, ikut serta dalam sosialisasi pemilu pilpres. Di samping kegiatan itu, kami berdiskusi dengan teteh2 yang berasal dari Ciherang. Beliau lulusan teknik informatika, dan sekarang sedang menempuh pascasarjana di kampusnya. Lumayan panjang sharingnya. Di dalam diskusi itu pun yang pada akhirnya menghantarkan kami tuk berkunjung ke tempat tetehnya, sebab disana ada oleh-oleh khas Garut » Kentang.

Setelah dari kantor desa, kami ber 4 survei lahan nih tuk program kami. Yang satu lagi, cowo, sedang ngeprint surat dan belanja kebutuhan kelompok. Ini nih kali pertama nyangkul selama kuliah di IPB. Hadeeh. Lumayan menyenangkan dan seru aja. Owh kayak gini :D

Habis dari sana sholat ashar berjamaah » Buka puasa dan kerja keras lagi nih. Malam minggu kayak gini, kita ber 5 diskusi lagi tuk program2 nya terutama tuk persiapan Loakakrya 1, yang akan dilaksanakan pada Senin, 7 Juli 2014 @Kecamatan Pasirwangi.

Cukup sampai disitu aktivitasnya. Dilain sisi saya ingin bercerita mengenai fenomena di desa ini. Salah satunya adalah saat kegiatan taraweh. Kami ber 4 melakukan Tarling (Taraweh keliling). Dan ternyata kondisinya sama saja yaitu sholat taraweh 23 rakaat yang super quick, rame anak-anak dan ga banyak sih, sebagian kecil shaff sholatnya memang kurang rapat. Ya..tak seperti dikampus salah satunya di masjid tercinta, Al Hurriyyah. Huu...rindu euy.  Salah satu permasalahan » shaff yang tidak rapat, ternyata memang bukan terjadi di desa ini saja, ya walaupun tak separah seperti yang temen2 ceritakan dari desa lain.

Baiklah, disini saya akan bercerita seputar »
1. Lurus dan merapatkan shaf.

Ada beberapa hadist yang menjelaskan disunnahkannya tuk meluruskan dan merapatk shaf yaitu :
“Rapatkanlah shaf-shaf kalian, saling berdekatanlah, dan luruskanlah dengan leher-leher (kalian), karena demi Dzat yang jiwaku berada di dalam genggamannya, sesungguhnya aku
melihat setan masuk dari celah-celah shaf seakan-akan dia adalah kambing kecil.” (HR Abu Dawud)

“Luruskanlah shaf-shaf kalian, karena sesungguhnya kelurusan shaf adalah bagian dari kesempurnaan shalat.” [HR
Muslim (433)]

Hadits ini menerangkan kepada kita bahwa di antara hal yang membuat shalat kita menjadi sempurna adalah shaf yang lurus. Artinya, jika shaf shalat tidak lurus maka shalat berjamaah kita menjadi kurang nilainya.

Itulah tuntutannya. Tapi, ya mau bagaimana lagi, fenomena shaf yang saat ini banyak terjadi di masyarakat memang seperti itu, layaknya kebiasaan yang kurang tepat. Sulit tuk memasukinya. Tapi, ya saatnya tuk saat ini dan masa depan, kitalah generasi2 pembaharu dan pelurus. Semoga bisa memberikan contoh sesuai dengan ajaran nabi kita, Muhammad SAW.

2. Ramainya anak-anak
Ada beberapa kemungkinan kenapa anak- anak (umu 2-5 tahun) ramai saat taraweh ; mungkin karena dirumah ga ada siapa2, jadinya di ajak deh atau ga...teringat kata ustad, coba kalau kita lagi sholat terutama sholat shubuh, bangunkan dan ajak anak kita menunaikan sholat shubuh di masjid atau letakkan anak kita disamping ketika sholat. Hal ini memang bagus, mengajarkan dan sekaligus memberikan teladan kepada sang anak. And, I Believe that sikap anak kita itu ga akan jauh beda dengan sikap orang tuanya terutama ibu yang hampir standby 24 jam bersamanya. Keteladanan adalah cara ampuh tuk membantu membentuk karakter sesorang. So, yuk berikan teladan yang baik tuk generasi2 kita.

3. Taraweh 23 rakaat.
Entah contoh dari mana, baik itu taraweh 23 / 11 rakaat, masih banyak yang melakukannya super quick. Tapi kebanyakan yang dijumpai adalah 23 rakaat. Rasanya itu, pengen gitu berpendapat kepada ustad/imam nya. 'Kenapa ndak 11 aja rakaatnya pak, khusyu'. Dari pada 23 rakaat yang quick banget. Mungkin pahalanya lebih banyak tapi percuma, ga khusyuk. Karena memang surat yang dibaca sangat cepat. Ya itulah kebiasaan masyarakat kita saat ini. Yuk ah kita ubah kebiasaan ini ke depannya. Semoga bisa !! Bismillah....

Lantai 2, disudut kamar berukuran 2 x 4 meter. Garut. 23.53 WIB.

Sabtu, 05 Juli 2014

4 Juli | H5 KKP | H6 Ramadan

Juli 05, 2014 0 Comments

Butuh waktu yang lama dan sedikit menguras pikiran, diskusi tadi malam. Yaitu menyusun timeline selama sebulan hingga 22 Juli 2014. Berharap agar menjadi produktif di setiap waktu yang ada. Apalagi di bulan Ramadan, harus di isi dengan hal-hal yang positif dan bermanfaat, agar setiap kerjanya bernilai pahala dari-Nya. Aamiin.

Pukul 10.00 » Berangkat dari rumah menuju kantor desa. Mencoba memaparkan hasil diskusi program yang telah fix yang akan di laksanakan untuk ke depannya. Sekitar satu jam berdiskusi dengan Pak Ayi (Sekdes). Dan Alhamdulillah beliau sangat apreciate dan setuju. Alhamdulillah....semangat !!!

Setelah dari kantor desa, menyempatkan foto dengan pak sekdes dulu nih. Takut ga sempet euy...apalagi, saya kan cuma satu bulan kkp di Garutnya. Oh iya, kalau ngomong2in masalah waktu yang satu bulan di Garut ini, cukup sedih dan belum rela juga. Belum rela buat ninggalin kelompok Negeri Di Atas Awan dengan program besarnya di bulan Agustus, ikut serta perayaan 17an di desa dan bisa kontribusi di acara besar se-kabupaten Garut. Hiks... T.T | Dan untuk menutup rasa semua itu, ya harus bisa maksimal dan memberikan kontribusi lebih baik itu materi ataupun non materi ((:

Ah sudahlah, bahas itu nanti saja. Yang paling penting sekarang adalah menghadapi hari-hari esok dan seterusnya hingga tanggal 22 Juli 2014.

Pukul 11.00 » Kami ber 5 bergegas menuju pertemuan dengan teman2 ESL 48 (perwakilan). Agendanya : Silaturahim, Acara se-kabupaten dan timeline kerja. Ga tau kenapa, rasa rindu itu sedikit demi sedikit terobati, karena bisa saling ketemu dengan temen2 yg lain. Ya sedikit sedih jug sih, karena ga semuanya hadir dalam pertemuan itu. Jujur...memang akan beda rasanya ketika bertemu langsung dengan lewat media baik itu Line, WA, twitter, etc. Eaa...curhat :D | Tak apalah, walaupun hanya mengetahui kalau kabar kalian baik-baik saja itu....cukup bagiku hehe.

Waktu menunjukkan pukul 15.00, diskusi berakhir. Kami ber 4 segera bergegas menuju penginapan. Oh, iya pertemuan kami tadi di Desa Sirnajaya, masih masuk lingkup kecamatan Pasirwangi. Tapi, tetap saja, desa say yang tergolong sangat dingin. Huu...disana hangat. Airnya pun tak seperti es. Hehe... Aku jadi ga kebayang, bakal seperti apa nantinya, kalau sudah berada di Kalimantan Barat, yang cuacanya berubah 180 derajat, sangat panas katanya. Hm... Semoga bisa bertahan dan beradaptasi disana. Aamiin.

Selama perjalanan di angkot, Kami mengalami suatu kejadian yang kurang meng-enak-kan. Di dalam mobil itu, kami seangkot dengan bapak2, yang kata temenku sih, memang pandangannya udah berbeda ketika kami ber 4 (cewe semua) sudah masuk angkot. Dan aku pun, secara sadar, kalau beliau dengan sengaja mengambil foto kami ber 4 secara diam-diam, tanpa sepengetahuan kami, hanya aku yang 'ngeh' dengan tindakan beliau itu. Rasa takut itu pun mulai menghampiri, karena memang semua uang & gadget yang kami miliki, berada di tas semua. Ku lafazdkan terus istighfar, lahaula quwata illa billah dan ayat kursi. 'Ya Allah, lindungi kami' (pintaku dalam hati). Dan.pada akhirnya, beliau turun duluan dari angkot dan bersyukur kami tidak di apa2kan. Tapi, yaitu...foto kami berhasil di dapatkan oleh beliau. Kalau dipikir2 untuk apa coba ? Bapaknya juga udah tua, ya sekitar 50 tahunan. Yah...berdoa saja, semoga kita semua baik2 saja. Aamiin.

Dari kejadian itu, ada beberapa pelajaran atau sebagai bahan intropeksi kami yaitu
1. Kalau pergi kemana2 khususnya naik angkot, usahakan minimal ada satu cowo yang menemani. Disinilah peran dia, melindungi kaum hawa :D

2. Jangan keluarkan gadget kalian ketika berada di angkot, hal itu bisa memancing orang tuk berbuat jahat kepada kita. Na'udzubillah minzalik.

3. Senyum sapa minimal. Semoga dengan begitu dapat mengurung niat jahat seseorang.

Dari kejadian itu, karena merasa parno, kami pun langsung curhat kepada ibu bapak dirumah tempat penginapan kami. Yah...ambil hikmahnya saja and beThankful guys.

Jumat, 04 Juli 2014

3 Juli | H4 KKP | H5 Ramadan

Juli 04, 2014 0 Comments
Ah cerita kkp mulu. Cerita tentang ramadan dulu deh :D
Alhamdulillah ya, udah masuk ramadan ke-5, tiba-tiba tersentk dengan sebuah pesan di WA, yang isinya seperti ini :
'Alhamdulillah...
4 hari d bulan ramadhan telah kita lalui...
Timbul beberapa pertanyaan :
1. Sudah berapa juz kita baca alquran? (padahal imam syafi'i udh khatam 8x)
2. Sdh berapa banyak kita tadaburi alquran?
3. Sdh berapa sempurna ibadah shaum kita?
4. Sudah berapa banyak infaq kita?
5. Sudah berapa banyak kita mengimplementasikan rasa syukur kita?
6. Dan pertanyaan2 lainnya...
Sahabat ayo... Saling menguatkan...saling berlomba2 dekatkan diri lita kpda Allah swt. Percuma diri kita senantiasa melantunkan istighfar...syukur...kalau hati kita tidak sampai kepada-Nya
Potensi cinta manusia itu sangat luar biasa, alangkah indahnya jika cinta itu kita tujukan hanya kepada Allah dan Rosulullah...
#muhasabahdiri
Ya...Alhamdulillah, Ramadan kali ini lebih baik dari tahun sebelumnya, walaupun jauh dari rumah, jauh dari kampus atau suasana2 biasanya. InsyaAllah kondisi ruhiyah baik. Tilawah di hari ke-5 Ramadan, sudah sampai di juz x. Tapi, ya kalau di bandingkan dengan temen2 ODOJ di Grup. Wuh...masih apa atuh. Hehe. Tapi tak apalah...yang penting continue dan stabil. InsyaAllah. Keep istiqomah hingga akhir ((:
Fastabiqul Khairat | to be Produktif.
Berikut gambar : Dua amunisi yang menemani ramadan kali ini » Buku Shirah Nabawiyah dan 99 Cahaya di Langit Eropa

2 Juli | H3 KKP | H4 Ramadan

Juli 04, 2014 0 Comments
Pagi ini, udara desa Karya Mekar, masih saja seperti biasanya. Sangaaat dingin. Tapi, Alhamdulillah, pagi ini pun,matahari mulai menampakkan cahaya nya di desa ini. Subhanallah lumayan hangat kawan.
Dan di setiap pagi atau mengambil air wudhu, kita mau ga mau harus 'bersentuhan' dengan air es ini. Yeaah...harus kuat dan percayalah kita semua akan bisa menyesuaikan/beradaptasi ke depannya. Aamiin..
10.00 WIB » kami bergegas ke kantor desa. Rencananya ingin membahas hasil diskusi kami tadi malam. Tapi, ternyata pak Ayi nya teh ga ada. Beliau lagi di Garut. Hingga akhirnya, dari pada sia2 ke kantor, kami sempatkan tuk keliling dan menelusuri desa Karya Mekar ini. Melihat kanan dan kiri, di hiasi dengan tanaman brokoli, kacang, tomat, dll. Serta, menikmati sejuknya udara di desa ini. Subhanallah....Maha Suci Engkau Ya Robb.
14.00  WIB » tiba juga nih di rumah. Istirahat. Dan bercengkarama dengan bapak dan ibu pemilik rumah sambil menunggu berbuka puasa.
"Hal yang membuat kita betah tuk tetap bertahan di suatu tempat yang baru adalah Jangan segan tuk memulai pembicaraan/diskusi dengan orang-orang sekitar."
Guten Nacht.
Berikut gambar yang kami ambil dari lantai 2 rumah kami. Kabutnya euy... So Cool :-\

1 Juli | H2 KKP | H3 Ramadan

Juli 04, 2014 0 Comments
Bismillahirrohmanirrohim...
Memulai aktivitas hari ini dengan sahur bersama - sama, kelompok Desa Karya Mekar. Dengan menu Capcai, Ikan Emas, Kerupuk, Sambal, dan teh hangat. Hu...mantap.
Sekitar pukul 09.00, kita semua sudah siap tuk ke kantor kepala Desa. Bertemu dengan Pak Lurah, Pak Ayi Supriatna namanya, sering di sapa Pak Ulis. Sedikit berkenalan dan pemaparan sedikit dari Pak Ayi tentang desa Karya Mekar, dsb. Oh iya, kami ber 5 ke kantor desa diantar oleh anak Pak Jang, orang tua Pak Ayi, namanya Rivan. Yah...sekitar 10 menit, jalan dari penginapan ke kantor desa.
Sekitar pukul 10, ba'da dari kantor desa. Kami ber 5 mau belanja dulu nih. Mau ke ATM dan cari Indomaret/Alfamart. Dan ternyata...di dekat kecamatan kami, nothing. Hingga akhirnya, kita semua ke Kecamatan Samarang, sekitar 30 menit kesana, dengan menggunakan angkot. Tiba di Indomaret, langsung deh belanja kebutuhan pribadi dan bersama. Dan saat di ATM kita bertemu dgn tmn ESL yg lain. Wuiih...takdir nih yg mmpertemukan kita :D | Setelah belanja - belanja, kami pun pulang ke desa, tiba di desa sekitar pukul 13.30 WIB. Beres-beres, sholat, diskusi dan istirahat.
Ba'da taraweh, kita pun mulai diskusi tentang program/kegiatan yang akan di implementasikan di desa ini. Cukup greget dan menarik. Hingga pukul 21.59 diskusi pun berakhir.
Di malam yang dingin ini, ku kirim salam hangat dan doa tuk orang2 tersayang di dalam hidupku. Guten Nacht ((:
to be continue...

Rabu, 02 Juli 2014

30 Juni 2014 | H1 KKP | H2 Ramadan

Juli 02, 2014 0 Comments
Untuk ke depannya. Saya akan bercerita tentang Kuliah Kerja Profesi atau disingkat dengan KKP IPB 2014. Untuk bulan ini (Juli), saya KKP bertempat di Desa Karya Mekar, Kecamatan Pasir Wangi, Kabupaten Garut, IndONEsia.
Simak ya...telusuri hikmah dan belajar dari keadaan yang ada. Hehe...
#
02.30 » Menjadi yang pertama nih keluar dari kos an Al Iffah, setelah bada taraweh tadi malam minta restu dan doa kepada seluruh penghuni santri Al Iffah. Selamat tinggal Al Iffah, I will miss You...||
Oh iya, seputar keberangkatan nih, kita semua saling jemput ke kosan loh. Ya maklum...itu jam 2an, dan kampus & kos2an lagi marak2nya pencurian. Jadi merasa parno :D
03.30 » bis mulai melaju menuju Garut. Bismillahirrohmanirrohim, semoga bisa membawa perubahan yang baik. Semangat !!! | Selamat tinggal keluargaku di Bogor #Puskomnas #alhurriyyahip #aliffah #sangPenjaga #kemalaIpb | Mohon doanya...
09.00 » Alhamdulillah tiba juga nih di Kabupaten Garut, kita disambut dulu nih dengan Bupati dan Kades2 Garut di Pendopo. Wuiih...Subhanallah, sebuah apresiasi yang dahsyat. Jadi makin semangat hehe | Dan mungkin disinilah menjadi akhir dari pertemuan dgn teman2 dan dosen2 terutama yang sedepartemen, ESL 48. Selamat Berjuang !!!
13.00 » Alhamdulillah tiba juga di penginapan kami yaitu di tempat Pak Lurah/ Kepala Desa Karya Mekar, Pak Ayi Supriatna namanya. Subhanallah...saat tiba di penginapan, mulai dari memasuki pintu gerbang, beuatiful, tanaman tertata rapi dan sebuah rumah yang sederhana tapi sangat cantik. Dari depan rumah pun kami bisa melihat pemandangan yg kece. Eits...sebentar. Memang pemandangannya indah banget. Tapi, suhu disini kawan, So Cool....sekitar 24 derajat celcius. Jadi ga kebayang kalau di luar negeri nanti (Aamiin) pas musim dingin yang bahkan sampai minus. Hu...
Setelah perkenalan sebentar dengan keluarga Pak Lurah...kami pun segera berberes, sholat dzuhur berjamaah dan mandi.
Kami ? Iya kami. Kami yang beranggota 5 orang. Mau tau siapa aja ? Hmm...
1. Firdaus Herdian » Ini dia Kordes kami. Kaum minoritas, cuma 1 hehe. Asalanya dari Bogor. Setelah beberapa hari mengenalnya, beliau orangnya bertanggung jawab, peduli, pemikirannya luas, rajin solat juga dan yang paling penting adalah orang yg bisa selalu standby menjadi imam ketika kami sholat. Ya iyalah ya...cowo sendiri :D
2. Campina Illa Prihantini » Sengaja nih dimulai dari camp (panggilannya), cewe yang menjadi urutan pertama dari kita ber4, kalau sesuai dgn NIM hehe | Orang yang sering banget menhubungi ayahnya. Ya, wajar sih, soalnya dia teh anak pertama. Camp, asalnya dari Madura. Dan karena dia yang paling kecil diantara kita ber4, kita panggil ade deh :D | Setelah beberapa hari, kenal Camp juga, Hm..kerenlah orangnya. Pinter, riang, penyemangat, rajin dan lucu :D
3. Hilda Septiana » sering kita panggil beyonce nih. Entahlah dari mana asalnya datang panggilan itu, ikut2an aja :D | Kalau dia nih, orang yang paling 'besar' diantara kami ber4 #ups Maaf beyon hehe. Asalnya dari Bekasi. Orangnya itu,pinter, rajin, baik, lucu, dan 'kuat'. Aasyiiklah orangnya.
4. Saya » Ya...panggil aja sefi. Asal dari Lampung. Orangnya kayak gimana ? Hm...terserah aja deh, orang mau bilang apa. Yang pasti, selalu punya semangat tinggi dan selalu ingin mencoba orang yang paling bermanfaat tuk orang sekitarnya. InsyaAllah.
5. Lanie » asalnya dari Tasikmalaya. Orangnya aasyiik, pinter, baik, perhatian dan lucu juga :D
Itulah our team.
Oh iya, kita punya jargon loh. Ini dia jargonya ...
' No Ngeluh, No Cry , Fighting !!! '
Oke...cukup sampai disitu tuk hari pertama KKP. Merekalah yang bakal menjadi orang penting tuk satu bulan ke depan. Saling menjaga, menasehati, sayang, perhatian dan saling memberi semangat , semoga tercipta di dalam 'keluarga' kecil ini. 
S E M A N G A T !!!
Garut, 10.48 WIB.

To Be STRONG

Juli 02, 2014 0 Comments
Bismilahirrohmanirrohim
29 Juni 2014 | H-1 menuju Keberangkatan KKP | Hari pertama Puasa Ramadan 1435 H
Alhamdulillah hari ini jadwal full teng, InsyaAllah produktif.
Mengawali aktivitas pagi ini dengan ikutan menyambut adik-adik angkatan baru (Open House angkatan 51/2014). Lumayan nih, teriak-teriak & panas-panasan. Huh...tapi ga pa2, Fastabiqul Khairat, Lillahita'ala. InsyaAllah.
Saat itu aku hanya mengikuti sampai dzuhur. Karenq nanti mau lanjut ke urusan yg lainnya. Tapi, udah lumayan menguras tenaga juga. Hm...Semangat buat teman2 yg masih berjuang di OH 51.
"Setelah urusan yang satu selesai, maka bersegeralah ke urusan yang lain." #noWastingTime | Setalah dari OH, istirahat sebentar nih ke kosan. Melanjutkan packing. Tidur 30 menit terus lanjut lagi deh yaitu kumpul perdana dengan temen2 KKN Nusantara.
"Pertemuan di awal memang bukan segala-galanya, tapi segala-galanya berawal dari pertemuan di awal."
Sedikit perkenalan, sharing akan KKP dimana di bulan juli, cerita kakak kelas yg ikutan KKN Nusantara, dan lain sebaginya :D | Hingga akhirnya waktu ashar yg memisahkan perjumpaan kami saat itu.
Ba'da sholat ashar, Next ke urusan yg lain yaitu kumpul dengan para koordinator desa (pak.kordes KKP), ya berhubung kodes kelompok saya jauh rumahnya, jadinya saya deh yg mewakili. Sambil kumpul dan diskusi bareng yg terakhir juga. T.T | sekitar beberapa menit sebelum adzan maghrib, diskusi pun berakhir. Alhamdulillah lancar puasa di hari pertama.
Buka Puasa » Piket di kosan » Tarawih » Packing tahap akhir » tidur. #Alhamdulillah | manteplah aktivitas di awal ramadan kali ini. So, one word for today » STRONG

Kamis, 05 Juni 2014

Ukhuwah ini mengalahkan Indahnya Pelangi

Juni 05, 2014 0 Comments


Kalian tahu bahwa kita semua akan tersenyum dan ketika melihat kembali episode dalam benak pada waktu lima tahun atau sepuluh tahun yang akan datang. Hanya berharap bahwa Allah akan senantiasa membimbing kita semua dengan cintaNya.
Bukan berarti hidup ini hanya dipenuhi oleh cibiran. Dan bukan berarti hidup ini terus menerus dianggap tidak waras. Masih banyak dari mereka yang selalu memberikan support untuk setiap langkah dan pilihan hidup. Ketika bercerita tentang ketidakpopuleran pilihan.
Ketika berbicara tentang ketidakwarasan harapan. Dan ketika berencana tentang masa depan. Pernah terbayang dalam lamunan, bahwa suatu saat mereka yang tak henti-hentinya memberikan dukungan akan mengembangkan senyum atas pencapaian yang diambil melalui ketidakpopuleran hidup.
Untuk mereka yang selalu mendampingi. Bahwa do’a ini tak akan terlupa disetiap ada kesempatan. Rasa hormat ini tak akan berkurang. Ungkapan kasih sayang pun tak akan dengan mudah diceraikan.

Jumat, 30 Mei 2014

Mei Ceria part #1

Mei 30, 2014 0 Comments
Bismillahirrohmanrrohim

1 Mei 2014
Mengawali kegiatan dibulan ini dengan berkunjung ke Taman Margasatwa Ragunan di jakarta. #GoToJakartaPart1  | tentunya bersama dengan orang yang special | ya para pejuang media online Al Hurriyyah. Seperti dulu, ketika pergi ke monas. Untuk pertama kalinya pergi bersama pejuang media online saat di tahun pertama. Ini salah agenda program internal Cyber Army (nama tim kami sekarang), kalau dalam bahasa arabnya itu ‘Rihlah’.
            Tahun ini, 2014 merupakan tahun ke-3 saya berada di keluarga besar ini. Saat tingkat satu, posisi masih menjadi staff. Dimana saat itu, saya masih dalam proses belajar. Itu juga pertama klainya departemen Media Online terbentuk di LDK Al Hurriyyah IPB. Next, tahun ke-2 ~ naik menjadi sekretaris departemen Media Online berpartner dengan Muklas as Kadept. Berpartner dengan beliau hanya sampai bulan september |  ya, karena beliau beralih menjadi Senior Resident di asrama. Saat ditinggalkan itu rasanya......huuu T.T | Sempat meneteskan air mata ketika disyuro (rapat) terkahir bersama beliau. Ah sudahlah, tak usah dibahas lagi.... |
Saat ini, masuk tahun ke-3, kepengurusan kami masih dipegang dengan angkatan 48, sehingga, ibarat seperti ‘remedial’ tapi dengan anggota yang sedkit berbeda. Abu Ubaidah, beliau ada kadept saya. Orangnya luar biasa kawan. Awalnya, memang kami belum pernah kenal sebelumnya. Tapi, toh lama kelamaan merasa nyaman bekerjasama dengan beiiau. Terutama bekerja sama dalam membimbing adik-adik atau anggota departemen. Ya, sama-sama belajar.

“Seyogyanya ya...kadept sekdept itu harus memiliki ‘hubungan’ yang baik. Karena hal ini berguna untuk mengembangkan kondisi departemennya masing-masing agar hasil kerja anggotanya optimal. Memberikan kenyamanan dan pelayanan kepada adik-adik.”

“Ketika amanah itu semakin meningkat. Bukan lagi saatnya kita ingin diperhatikan. Tapi, kini saatnya kita belajar untuk memperhatikan. Mampu menularkan semangat kepada adik-adik. Memberikan teladan yang baik, dst.” (pesan kakak SDM)

Ya, pesan itulah yang masih terngiang dipikiran ini. Ketika kita sudah menjadi pimpinan. Jangan pernah berharap untuk diperhatikan. Tapi, sudah saatnya kita memperhatikan.” #bertahap


 

Minggu, 25 Mei 2014

Sweet April Part 3 | Arti Kakak dikehidupanku

Mei 25, 2014 0 Comments
Abang...
Sebuah panggilan sayang yang mungkin pertama kali ku ucapkan kepadanya. 
Mungkin saat aku berusia 3 tahun 'panggilan' itu berawal. Sepertinya hehe #lupa
Ya, inilah abangku ~ Aris Apriandi namanya. Saat ini sedang berusia 25 tahun. Tepat pada 28 April 2014 kemarin. Sosok yang begitu berarti dalam hidupku. Mengajarkan banyak hal. 

Jika melihat difoto zaman dulu, kau tampak senang melihat kehadiranku. Mungkin karena kau saat itu merasa kesepian. Karena memang kau adalah anak pertama dari Ibu dan Ayah. Hingga akhirnya, aku dilahirkan dan dihadirkan ke dunia ini untuk menemani mu 'bermain' abang. Saling berbagi kasih sayang, saling menyuapi makan, bermain layang-layangan bersama, sepeda bersama, mengantarmu ke sekolah bersama Ibu, dll. 
Ah... begitu banyak kenangan saat itu. Saat, ketika aku masih berumur 4 tahun. 

Aku juga masih ingat, ketika kita sering bermain di depan rumah, dimana di depan rumah kita saat itu berisi taman bermain yang begitu luas, kolam ikan, jembatan, ayunan dan batu-batuan. Aku dan kamu sering sekali bermain disana. Aku merindukan saat2 itu...| ya, saat dimana aku belum memikirkan apapun, kecuali hanya untuk duniaku sendiri. Tentu berbeda, ketika saat ini, aku sudah berusia 21 tahun. Begitu banyak hal yang harus dipikirkan :D #semakinTua

<Pindah rumah>
Aku mulai masuk TK sekitar usia 6 tahun. Usia yang sangat tua bukan ? Iya karena saat itu bertepatan dengan kami akan pindah rumah. Hingga akhirnya ayah memutuskan untuk aku mulai sekolahnya saat di rumah baru saja. 

Tak lama dari itu pun, ibu melahirkan anak ke-3 nya. Adik aku ~ Rio Mariyadi namanya. Ya... kami adalah 3 jagoan ayah dan ibu dirumah :D | yang selalu merepotkan mereka. #maaf | 

Selasa, 06 Mei 2014

Sweet April Part 2 | Arti Ayah dikehidupanku

Mei 06, 2014 0 Comments
Bismillahirrohmanirrohim

Selamat Hari Lahir Ayah nomor satu di dunia...
Teriring doa dari sini ayah, Bogor.  

Tempat dimana, ayah mempercayakan mba untuk menempuh kuliah disini.
Masih ingat kala itu, waktu pertama kali mba diterima di IPB.

#Malam itu,,,
Ketika mba melihat pengumuman bahwa mba diterima di IPB. Ibu merasa sedih dan menangis karena belum merasa siap untuk jauh dari anakn perempuan satu-satunya ini. Hehe..
Dan malam itu pun, ketika kita semua berkumpul di ruang keluarga, dengan mantap ayah mengizinkan mba untuk melanjutkan studi di Bogor. Ayah berusaha memberika penjelasan kepada Ibu. Bla...bla....hingga akhirnya ibu pun sedikit paham akan penjelasan ayah. Terima Kasih ayah sudah menjadi salah satu orang yang mendukung mba untuk kuliah di Bogor. (ada sebuah alasan mengapa saya memutuskan untuk kuliah di Bogor. Apa itu ? Owh...rahasia. Nanti aja ya ceritanya. Paaanjjjaaang :D )
#
Alhamdulillah. Allah masih memberikan nikmat yang begitu luar biasa. Semoga berkah dan panjang umur ayah hingga sempat melihat mba, abang dan adek io meraih kesuksesan dan bisa membahagiakan ayah dan ibu J
#
Ayah.....
Mba terenyah membaca tulisan ini "arti ayah dikehiudpanmu" {baca http://sefi-indria.blogspot.com/2014/05/arti-ayah-dikehidupanmu.html } . Sepertinya memang benar adanya cerita ini. Iya kan Ayah ?
#
Arti Ayah dikehidupanku...
Dulu,,,
Saat mba masih kecil, sekitar beumur 4 tahun.
Ayah ingat ?
Kita berdua hampir disetiap sorenya ke rumah kakek dan nenek (ortu dari ayah) menggunakan sepeda. Sampai-sampai Ayah membuatkanku kursi khusus di depan dari bambu. Agar mba terasa nyaman duduk di depan ayah. Terima Kasih ayah.....maaf merepotkan.
Ayah ingat ?
Ketika Mba dan Abang selalu menanti kedatangan ayah dari luar kota. Menanti oleh-oleh dari ayah. Mba ingat sekali, ayah waktu itu membelikan mba dan abang jam berbentuk pesawat terbang dan nyala lampunya, berwarna merah. Terima Kasih ayah.....maaf merepotkan.
Ayah ingat ?
Ketika mba sembunyi-sembunyi dari Ayah, karena saat itu mba baru saja jatuh dari kursi yang menyebabkan luka hingga saat ini berbekas di dagu mba. Ayah, saat itu mba ga mau bercerita kepada ayah, pasti ayah akan marah. Makanya mba mengindar dari Ayah saat ayah baru pulang dari kantor. Tapi, ternyata Ayah tak memarahiku. Ayah justru memotivasi mba sambil melihat dan mengobati luka itu. Terima Kasih ayah.....maaf merepotkan.
#Siang Itu,,,
Saya hendak mengambil kunci lemari yang berisi tabungan. Khawatir akan hilang. Makanya, kunci lemari itu aku simpan di atas pentilasi rumah. Karena tak mampu meraihnya dan tubuh in yang masih kecil. Hingga akhirnya, jatuh tepat di ujung lantai. Terus ? Berdarah deh... hehe
#

Arti Ayah dikehidupanmu

Mei 06, 2014 0 Comments

Bagi seorang yang sudah dewasa, yang sedang jauh dari orangtua, Akan sering merasa kangen dengan mamanya. Bagamana dengan ayah ?
Mungkin karena mama lebih sering nelpon untuk menanyakan keadaan mu. Tapi tahukah kamu, Jika ternyata ayah lah yang mengingatkan mama untuk mneleponmu ?
*
Saat kecil,  mamalah yang lebih sering mendongeng. Tapi tahukah kamu bahwa sepulang ayah bekrja dengan wajah lelah beliau selalu menanyakan pad mama ,apa yang kamu lakukan seharian.
*
Saat kamu sakit batuk dan pilek, ayah kadang membentak
"sudah dibilang! jangan minum es!". 
Tp tahukah kamu bahwa ayah khawatir ?
*

Surat Untuk Ruth

Mei 06, 2014 0 Comments

Pertama kali nemu buku ini itu di twitter @benzbara beliau seorang penulis. Buku 'surat untuk ruth' merupakan buku ke-6 nya. Wah...keren. Udah bisa mengeluarkan buku. Saya kapan ya ? Hm....suatu saat. InsyaAllah. Mohon doanya :)

Tertarik dengan kata-kata ini "Bagaimana mungkin kita saling jatuh cinta, namun ditakdirkan untuk tidka bersama?" 
pasti keren ceritanya. Nyatanya ? Memang keren. Hm,,,

Ini sedikit kutipan dari buku itu.

"Kamu tahu apa asyiknya menonton film ?"
"Apa ?"
"yaitu saat menonton film...semua masalah hidup akan terasa lenyap. Kita hnya fokus pada apa yang terlihat di layar,tenggelam dalam setiap adegan & melupakan hal lain di luar itu."

"Meski kebahagian itu hanya berlangsung  selama 2 jam, menurutku itu cukup."
"Ya. Sebab kita tidak bisa memaksa agar kebahagian berlangsung selama yang kita mau. 
Meski hanya sementara, sebentar....kebahagian tetaplah kebahagian & itu adalah sesuatu yang nyata adanya."

#
Disaat kita tidak lagi mencari, disitulah kita akan menemukan. 
<Tak bisa berkata-kata untuk hal ini. Karena hanya Allah yang memiliki kuasa akan hal ini > #TrustAllah

#
"Cause I 'love' the way you say good morning..."
Hal sepele tapi...
"There's something that reminds me of you."

#
'rasa' bisa menghilang bukan dengan cara menyangkalnya, tetapi justru dengan menerimanya dan mengalirkannya ke tempat lain. #MoveOn

#
Mungkin kamu belum atau sudah merasakan juga betapa sulitnya meninggalkan masa lalu, meski sebenarnya sudah berada di posisi yg tertinggal. Ia, masa lalu itu, seperti momen yang terperangkap dalam selembar potret, memliki tempat dan kehidupan pada rentang waktu yg telah lewat.

_Saat aku dan kamu menjadi kita dan setelah tidak lagi menjadi kita_

Senja di langit Jembrana,
(Buku surat untuk Ruth)

Senin, 05 Mei 2014

Sweet April part 1

Mei 05, 2014 0 Comments

Bismillahirrohmanirrohim
Kenapa sweet April ? kenapa ya ?? Hm..... nanti aja deh. Bakal tau juga setelah penjabaran cerita ini.
Simak ya ....(beberapa cuplikan)
Mengawali bulan April, untuk menjalani masa-masa UTS disemester 6. Ada hal yang berbeda kali ini, dimana kita ESL walaupun ga semuanya, hanya sebagian, menyempatkan waktu untuk belajar bareng. Wuih.... rasa itu semakin menjadi kawan. Karena kita tau, moment seperti ini nih yang jarang terjadi, apalagi waktu kita berama sudah ga lama lagi. Tsah :D
4 April
Do you remember sef ? 3 Years ago ? Yeah.... It moment Special for me. Tapi, itu dulu.
Yah, setiap kita memang punya masa lalu. Tapi, jangan sampai masa lalu itu menjadi penghalang tuk kita melangkah ke depan. Cukup mengingat dan mengambil hikmahnya.
5 April
Hari ini akan menjadi hari yang panjang nih. Mengawali dengan sesi pemotreatan di Puskomnas @Masjid Al Hurriyyah. Terus di jemput sama temen karena harus ke Baranangsiang (BS) Dijemput ? Iya.... Sama siapa ? Sama temen cewek ko hehe. Maksih ya Allah mereka sudah pengertian, yang pengertiannya lagi, Pak komti minjemin motor nih dan dia naik angkot. Aasyiik pengertiannya. Maksih ya.... Dipinjemin motor tadinya biar bisa kebut ke BSnya karena saya diacara itu sebagai notulensi. Eh,,,tapi suami mawon nih. Kita semua nyampe bareng2 :D #TakApalah
Hampir sekitar 9 jam di ruangan itu. Duduk sambil mengetik notulensi. Huh.....cape juga ya. Padahal Cuma ngetik, duduk dan mendengarkan. Semoga bernilai pahala. Aamiin...
Seneng banget bisa menghadiri acara Pemebentukan Himpunan ESL ini, karena begitu banyak hal-hal yang didiapatkan, seperti perkenalan dengan alumni.
Dalam acara itu ada beberapa hal yang saya kutip dari perkataan orang2 disana, salah 2 nya adalah Pak Fauzi. Beliau berkata, Seseorang akan menjadi orang karena orang lain. Hal ini menggambarkan betapa pentingnya kita dalam menjalani kehidupan ini dengan saling interaksi sosial, membangun jaringan dan komunikasi. Yang ke-2, dari ka Ario ESL 44, beliau berkata bahwa, Pertemenan dan persahabatan tanpa komunikasi itu Nothing. Ku sadari, memang betul.. Kalau hanya berdiam apa atuh artinya. Sama saja nothing.
Diiringi dengan hujan deras kegiatan ini di tutup. Waktu sudah menunjukkan pukul 17.16 WIB. Berhubung hujan masih deras, akhirnya memutuskan untuk menunggu sedikit reda dan menunggu azan magrib. Khawatir ketinggalan solat maghribnya. Waktu menunjukkan pukul 18.30 hujan sudah mulai rada, Hingga akhirnya aku dan temanku bergegas untuk naik angkot dan mau ga mau harus melewati jalan raya yang banjir. Brrr............. basah sudah semua kaos kaki. Udah pasrah dah, akhirnya hujan-hujanan jug. Dingin.
Hujan ini menyadarkanku, bahwa kehangatan itu dibutuhkan.