Jumat, 15 November 2013

Diciptakannya Laki-Laki dan Perempuan

November 15, 2013 0 Comments

Dialog Laki-laki :
Aku tidak meminta Tuhan untuk melahirkanku sebagai laki-laki. Dan ketika aku tahu aku menjadi laki- laki ketika lahir. Aku menangis. Betapa tidak. Tanggungjawabku sangat besar dan aku sibuk bermain-main. Ketika dalam genggam tangan dan bahuku aku disuruh memikul tanggungjawab pada 4 perempuan (ibu, istri,
saudara perempuan, dan anak perempuan). Apakah aku sanggup?

Ketika diwajibkan bagiku mencari nafkah untuk keluargaku. Meski habis tenaga. Apakah aku kuat mencukupi mereka semua? Ketika diwajibkan bagiku mengangkat senjata dan melindungi kehormatan keluargaku juga agamaku. Nyawa kutaruhkan di muka. Beranikah aku?

Sabtu, 02 November 2013

Kebaikan sekecil apapun akan ada balasannya

November 02, 2013 0 Comments
                          
Hari ini kita harus belajar banyak pada Uwais al-Qornie (w. 657 M). Belajar untuk tetap yakin bahwa Allah SWT pasti akan membalas sekecil apa pun kebaikan kita, meski sepi dari apresiasi manusia.

Sosok ini teramat agung di mata Allah dan Rasul-Nya. Buah keikhlasan & kesabarannya, Allah SWT mempersilakan sebelum dia masuk surga nanti utk memberi syafaat kepada dua kaumnya, & Nabi menyebutnya sbg orang yg sangat terkenal di Langit meski tidak dikenal di bumi. Sosok tabi’in mulia ini sebenarnya hidup di masa Rasul SAW. Tp krn tdk berjumpa dg beliau, mk bukan berkategori shahabat.

Definisi shahabat dalam Ilmu Hadits adalah mereka yang hidup di masa Rasulullah SAW, beriman kepadanya dan pernah berjumpa atau melihat meski sekali wajah Rasulullah SAW. Uwais, pemuda asal Qaran, Yaman, hari itu berpamitan kpd ibunya pergi ke pasar ternak. Ibunya sudah tua & lumpuh.

Jumat, 01 November 2013

Welcome November Month

November 01, 2013 0 Comments

Bismillahirrohmanirrohim

Tak terasa sudah 2 bulan terlewati  di semester 5 ini. Sungguh, waktu ini bergulir sangat cepat sekali. Ya sudahlah tak usah dipirkan lagi. Sudah lewat gini, ga mungkin terulang kembali. Namun,dari semua itu yang terpenting adalah bagaimana kita memanfaatkan waktu2 itu dan bermuhasabah diri. Berharap agar setiap langkah2 ini selalu teriring untuk mengharap ridho dariNya. Karena kalau kata Allah, yang djelaskan dalam surat Al Asr (1-3)

Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran.


Hari ini, tepat 1 November 2013 di hari Jumat Mubarok. Kita semua memasuki awal bulan November. Berharap agar dibulan ini dan selanjutnya mendapatkan keberkahan. Mengawali aktivitas pagi ini dengan melaksanakan ujian tengah semester di kampus tercinta, Institut Pertanian Bogor. Kalau kata ustad achmad (pemilik pondok pesantren tempat tinggal ku) saatnya kita jihad ilmiy. Subhanallah, ustad sangat mendukung kalau santrinya itu harus terdepan dalam bidang apapun, baik itu di agamanya juga akademik. Luarr Biasaa. Allahuakbar !!

Adab #doa

November 01, 2013 0 Comments

                                            

1) Karena desakan hajat yang memenuhi jiwa; sebab keinginan-keinginan yang menghantui angan; kita lalu menjadi hamba pen-#doa.
2) Tentu saja meminta apapun, selama ianya kebaikan, tak terlarang di sisi Allah Yang Maha Pemurah & Maha Penyayang. #doa
3) Sungguh kita dianjurkan banyak meminta; sebab yang tak pernah memohon apapun pada Allah, justru jatuh pada kesombongan. #doa
4) Hari-hari ini; kita disuguhi ajaran-ajaran antah-berantah tentang #doa; yang katanya harus spesifik, tervisualisasi, LoA.
5) Tentang betapa jauh LoA dari ‘aqidah Diin ini -meski sebagian memperkosa Dalil tuk membenarkannya; Guru kami @syarifbaraja @orangawam1..

Rabu, 30 Oktober 2013

Jangan jadi kader Manja

Oktober 30, 2013 0 Comments

Duh kader-kader manja, maunya selalu mendapat, tapi enggan memberi.  Maunya diperhatikan, tapi tak mau memperhatikan. Maunya dihargai, tapi tak mau menghargai.

Duh kader-kader manja, merasa paling dibutuhkan dalam dakwah hingga tinggi hati menyerang niat nan suci. Merasa paling berkontribusi tapi lupa diri, bahwa yang diperbuatnya tak begitu berarti.

Duh kader-kader manja, masalah pribadi jadi masalah lembaga. Harusnya fokus memikirkan umat, tapi sibuk mengungkit masalah internal yang dibuat buat. Kapan kita geraknya sobat?

Duh Kader-kader manja, selalu enggan datang rapat, kalaupun datang pasti bilangnya “afwan telat”

Duh kader-kader manja, inginnya selalu instan. Ingin dapet jabatan. Ingin terlihat mapan. Kalau tidak berhasil jadinya menjauh dari perkumpulan. Barisan patah hati pun jadi bermunculan.

Duh kader-kader manja, ingin ini ingin itu tapi tak mau bergerak. Hanya bisa berteriak-teriak, duh sampe suaranya serak, tak banyak manfaat.

Minggu, 27 Oktober 2013

Kesungguhan Membangun Peradaban

Oktober 27, 2013 0 Comments
Semua kesungguhan akan menjumpai hasilnya. Ini bukan kata mutiara, namun itulah kenyataannya. Setiap orang akan mendapatkan apa yang diusahakan dengan sepenuh kesungguhan. Kadang kita mengalami peristiwa hidup tidak seperti yang kita inginkan, bisa jadi salah satu penyebabnya adalah kurangnya kesungguhan dalam menggapainya. Kita terlalu santai, atau pasrah sebelum bekerja keras mencapai cita-cita.

Cobalah sedikit kita tengok kesungguhan orang-orang Hollywood bekerja menghasilkan karya film. Kesungguhan mereka tampak dalam besaran biaya yang dikeluarkan untuk proses pembuatan film, dan tampak pula dari kualitas produk yang dihasilkan. Kita tercengang melihat kesungguhan insan perfilman Hollywood yang mudah sekali menghamburkan dana ratusan juta dolar Amerika, demi memuaskan ambisi mereka. Padahal, dari keseluruhan usaha dan kesungguhan tersebut, hasilnya hanyalah : sebuah film !
Ya, film berdurasi dua jam. Diputar di bioskop dan layar televisi. Sekali orang menonton, mungkin ada yang mengulang menonton sekali lagi. Setelah itu bosan, tidak akan mengulang menontonnya lagi. Seluruh kesungguhan tim dalam menggarap sebuah film, mengeluarkan dana ratusan juta dolar Amerika, dan hasilnya hanyalah panggung hiburan. Hanya film. Sebuah khayalan, sebuah ketidakseriusan, ketidaksungguhan, karena bernuansa fiksi walau diangkat dari kisah nyata yang pernah ada.

Coba kita perhatikan. Film Avatar menjadi film paling mahal yang ada saat ini. Film yang diproduksi James Cameron ini menghabiskan biaya 500 juta dolar Amerika untuk pembuatannya. Berikutnya adalah film Pirates of the Caribbean: At World’s End buatan Gore Verbinski, menghabiskan biaya 300 juta dolar Amerika.

#25

Oktober 27, 2013 0 Comments

Amanah adlh cara Allah utk mendampingi kita
Tanpa amanah mungkin kita tdk disini
Tanpa amanah mngkin kita jauh dari Allah
Tanpa amanah mngkin kita lalai atas perintah-Nya
Tanpa amanah mngkn kita tidak setegar ini
Dan tanpa amanah kita tidak akn terikat seerat ini .  .

Nasihat Kubur

Oktober 27, 2013 0 Comments

1). Aku adalah tempat yg paling gelap di antara yg gelap, maka terangilah aku dengan TAHAJUD

2). Aku adalah tempat yang paling sempit, maka luaskanlah aku dengan ber SILATURAHMI.

3). Aku adalah tempat yang paling sepi maka ramaikanlah aku dengan perbanyak baca AL-QUR'AN.

4). Aku adalah tempatnya binatang2 yang menjijikan maka racunilah ia dengan Amal SHODAQOH,

5). Aku yg menjepitmu hingga hancur  bilamana tidak Shalat, bebaskan jepitan itu dg SHALAT

6). Aku adalah tempat utk merendammu dg cairan yg sangat amat sakit, bebaskan rendaman itu dg PUASA..

7). Aku adalah tempat Munkar & Nakir bertanya, maka Persiapkanlah jawabanmu dengan Perbanyak mengucapkan Kalimat Lailahaillah

SEKECIL apapun amal ibadah,  اَللّهُ  SWT menghargainya PULUHAN kali lipat.

"Dakwah ini milik Allah, dan Allah lah yang akan menjaganya"

Oktober 27, 2013 0 Comments
“Inna lihadzihid da’wati rabban yahmiiha” (sesungguhnya dakwah ini milik Allah, dan Allah lah yang akan menjaganya)
Kalimat ini mengingatkan kita pada penyerangan tentara Abrahah bin Al-Asyram ke Kota Mekkah. Alasan utama penyerangan karena disana ada Ka’bah yang dijadikan simbol orang-orang Mekkah dan jazirah Arab, ketika mereka melakukan ibadah haji.

Saat pasukan Abrahah sampai di Mekkah, mereka melewati suatu perkampungan, Abrahah ‘menyita’ dan ‘merampok’ semua harta penduduknya. Menariknya, ketika sampai di sebuah pinggiran kota Mekkah, mereka ‘menyita’ 200 onta milik Abdul Muthalib, kakek Rasulullah saw. Abdul Muthalib tidak terima dengan tindakan premanisme Abrahah. Kemudian ia menuntut Abrahah agar mengembalikan 200 onta miliknya.

Terjadilah dialog antara keduanya. Dengan nada mengejek, Abrahah bertanya balik kepada Abdul Muthalib, “ Engkau datang kepadaku hanya ingin mengambil 200 onta? Sungguh sangat hina. Kenapa engkau malah tidak melakukan pembelaan terhadap Kakbah yang akan segera aku hancurkan?.”
Abdul Muthalib menjawab, “Engkau tahu, bahwa 200 onta ini milikku. Adapun Kakbah itu sudah ada pemiliknya. Pemilik Ka’bah itulah yang akan melakukan pembelaan terhadapmu. Pemilik Ka’bah inilah yang akan menjaganya (inna lihaadzal baiti rabban yahmiihi).”

Menjadi Kader "Laa Syai" (Dianggap Nothing)

Oktober 27, 2013 0 Comments
Dalam setiap perjuangan berjamaah, kita diperlihatkan pelbagai fragmen tipe-tipe pejuang. Ada pendiri sebuah ormas-parpol-yayasan-jamaah-komunitas-DKM, namun kemudian menjadi "musuh" dan lawan antagonis yang membenci secara simultan. Berawal dari cinta tidak ada matinya, di kemudian hari berubah menjadi benci tiada henti!

Ada juga fragmen pribadi yang dianakemaskan, dibina dengan sentuhan-sentuhan tangan magis, "dibesarkan", "ditokohkan", bahkan "diberi ruang gerak yang lebih". Namun di kemudian hari, ia menjadi The Jobwhat. Tidak mengerti apa yang harus dilakukan dan misi apa yang harus diperjuangkan. Di awal ia selalu di depan! Namun pada akhirnya ia menjadi yang selalu ketinggalan!

Di sisi lain ada juga jiwa-jiwa yang di awal hingga akhir tetap utuh. Tak terlalu nampak perubahan mencolok. Secara karir biasa-biasa saja. Posisi pun tidak berubah. Terkadang ikut rombongan untuk naik level, tapi sekali lagi ia biasa-biasa saja. Prinsipnya menjadi garam di masakan. Wujudnya tak terlalu nampak di struktur, tak terlihat di spanduk-spanduk, tak terpampang di baliho-baliho. Namun perannya dirasakan ada, walau ia dianggap biasa!

Hidup Lebih Berharga

Oktober 27, 2013 0 Comments

Satu pohon dapat membuat jutaan batang korek api,Tapi satu batang korek api juga dapat membakar jutaan pohon. Jadi, satu pikiran negatif dapat membakar semua pikiran positif. Korek api mempunyai kepala, tetapi tidak mempunyai otak, oleh karena itu setiap kali ada gesekan kecil, sang korek api langsung terbakar.

Kita mempunyai kepala, dan juga otak, jadi kita tidak perlu terbakar amarah hanya karena gesekan kecil. Ketika burung hidup, ia makan semut. Ketika burung mati, semut makan burung.

Waktu terus berputar sepanjang zaman. Siklus kehidupan terus berlanjut. Jangan merendahkan siapapun dalam hidup, bukan karena siapa mereka, tetapi karena siapa diri kita. Kita mungkin berkuasa tapi WAKTU lebih berkuasa daripada kita. Waktu kita sedang jaya, kita merasa banyak teman di sekeliling kita. Waktu kita sakit, kita baru tahu bahwa sehat itu sangat penting, jauh melebihi HARTA.

Ketika kita tua, kita baru tahu kalau masih banyak yang belum dikerjakan. Dan, setelah di ambang ajal, kita baru tahu ternyata begitu banyak waktu yang terbuang sia-sia. Hidup tidaklah lama, sudah saatnya kita bersama-sama membuat HIDUP LEBIH BERHARGA. Saling menghargai, saling membantu dan memberi, juga saling mendukung. Jadilah teman perjalanan hidup yg tanpa pamrih dan syarat. Believe in "Cause and Effect" Apa yang ditabur, itulah yang akan kita tuai ... !

Semangat UTS #Sem5LbhSerius

Oktober 27, 2013 0 Comments
Bismillah..
Dengan belajar kita akn tau makna sejatinya..
Tatkala tak tahu & menjadi tau..
Beljar pun butuh proses.

"Kemudian apabila kamu telah membulatkan tekad, maka bertawakkallah kepada Allah."(QS Ali Imaran:159)

UTS : usaha trbaik saya
belajar keren uts beken, do'anya yg kenceng men

"Ikhtiar, Doa, Tawakkal, BISA!!"

#gUepasTibiSa
#UTSkuBersih

Selasa, 22 Oktober 2013

Pemuda

Oktober 22, 2013 0 Comments

Hei, kau yang ada di sana!
Ya, kau. Yang sedang beranjak tua.
Sudah berapa lama kau hidup sebagai seorang pemuda??
Dengan tubuhmu yang masih kuat seperti baja,
Semangatmu yang sering meletup dan menggelora,
Juga daya pikirmu yang kerap membuncah,
apa yang sudah kau perbuat untuk kebaikan dirimu di masa kini dan nanti?
Sudahkah kau berprestasi sehingga membuat bangga Ibu Pertiwi?

Ketahuilah wahai pemuda..
Kalian adalah permata bangsa yang tiada bandingannya.
Kalian benih peradaban, pejuang masa depan.
Kalian penentu kemenangan bangsa dalam melawan kemiskinan dan kejahatan.
Kalian pengganti kaum tua ketika sudah banyak dari mereka yang tak bisa dipercaya.
Kamulah harapan dan tumpuan negara, Indonesia.

Ketahuilah wahai pemuda..
Sumpah Pemuda menjadi bukti bahwa pemantik kemerdekaan di negeri ini adalah kalian, para pemuda.
Tanpa pemuda waktu itu, mungkin bumi Indonesia tetap dalam cengkraman penjajah yang pongah dan serakah.
Ir. Soekarno berkata, “Berikan aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya, berikan aku 1 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia.”
Bukanlah khayalan, apalagi candaan. Kalian memang punya kemampuan untuk melakukan yang demikian.

Rasanya, 1001 masalah di negeri ini bukanlah hambatan perubahan, anggaplah sebagai tantangan yang mesti diselesaikan. Oleh kalian, hingga penerus kalian di depan.
Belum terlambat untuk membangunkan negeri ini dari keterpurukan. Sungguh belum terlambat..
Sebelum bumi diluluhlantakkan oleh Tuhan, pasti akan selalu ada kesempatan yang diberikan Tuhan.
Tuhan pun menekankan, setiap kesulitan pasti memiliki kemudahan yang berjalan beriringan.
Dan menjadi sebuah keniscayaan, Indonesia akan mencapai kejayaan yang selama ini diimpikan. 
Indonesia Jaya, Indonesia sejahtera.

Saatnya bangkit kawan!!
Ayo, kita eratkan genggaman tangan, untuk bersama-sama melakukan perubahan.
Tak ada yang tak bisa diselesaikan selama kita berjuang dalam visi yang sama.. Indonesia Jaya.
Segera ambil peranan yang bisa kita lakukan. 
Bahkan walaupun peran yang terlihat kecil dan sederhana, jangan ragukan.
Toh, prestasi besar itu kumpulan doa dan usaha sederhana yang rutin dilakukan, bukan?
Maka, pastikan kita menjadi pasukan dalam perjalanan panjang menuju Indonesia Jaya, bersama pejuang kemerdekaan yang telah bersemangat mengawali perubahan.

Perjuangan hingga menutup mata, demi tanah air tercinta, Indonesia Raya.

H-8 menuju Hari Sumpah Pemuda.
Asrama Beastudi Etos Putra Bogor, 19 Oktober 2013
-> Karya sederhana untuk FSLDK (Forum Silaturrahim Lembaga Dakwah Kampus)
Post by Ka Ego-KOM D

Tere Liye

Oktober 22, 2013 0 Comments

“Wanita adalah mahkluk kepastian. Sebagian besar dari mereka bisa menunggu dengan sabar datangnya kepastian tersebut; menunggu, menunggu dan terusss menunggu.

Maka, biar momen menunggu itu tetap berkualitas, mari diisi dengan hal-hal yang positif. Sibukkan diri dengan aktivitas bermanfaat. Terus memperbaiki diri. Nah, kalau ternyata si mister x itu nggak nyadar-nyadar juga ditungguin, malah nyantol ke tempat lain, setidaknya momen menunggunya tidak sia-sia.” 

#24

Oktober 22, 2013 0 Comments

Ingatkah waktu kita kecil dulu belajar berdiri dan berjalan.. Walau Jatuh bangun berpuluh kali, kita tak pernah menyerah
Walau badan terluka, walau ditertawakan dan dikasihani, kita tak peduli, tetap semangat untuk bangkit dan berjalan kembali

Demikian pula dalam bermujahadah mendekati-Nya, jangan pernah menyerah walau jatuh bangun, teruslah bergerak, teruslah bergerak..

Apapun resiko yang harus ditempuh, pasti beruntung bila kita gigih memperbaiki diri hanya karena DIA, benar-benar hanya karena ingin cinta-Nya semata.. (Aa Gym)