Senin, 20 Januari 2014

Maulid Nabi

Januari 20, 2014 0 Comments

                                 

Ada banyak tanya tentang hukum peringatan "Maulid Nabi" | kita coba bahas dengan ilmu yang sedikit ini ya.. :)

1. Maulid Nabi berarti hari kelahiran Nabi Muhammad saw. | menurut mayoritas ulama yaitu 12 Rabiul Awwal

2. dalam sirah Nabi kita tidak menemukan riwayat perayaan secara khusus oleh Nabi di hari lahirnya | ataupun melakukan ritual tertentu

3. pun di zaman sahabat, tabi'in dan tabi'ut tabi'in serta ulama salaf | tidak ada yang mengkhususkan hari lahir Nabi saw

4. peringatan khusus atas Maulid ini baru ada di generasi setelahnya | ada sumber bahwa Salahuddin Al-Ayyubi yang pertama mengawalinya

5. dalam usahanya membebaskan Al-Quds (Yerusalem) dari penjajah tentara salib | Salahuddin memperingati Maulid Nabi Muhammad saw

6. tujuan peringatan Maulid ini mempertinggi semangat jihad kaum Muslim | dengan membacakan kisah hidup Nabi Muhammad saw

7. pada 1184 M Salahuddin megumpulkan ulama untuk mengisahkan kisah Rasulullah dalam sebuah syair | untuk menyemangati Muslim

8. adalah Syaikh Ja'far Al-Barzanji yang akhirnya terpilih untuk mengisahkannya | jadilah syair "Barzanji" seperti kita kenal sekarang

9. "Barzanji" ini ditulis untuk meningkatkan kecintaan ummat pada Nabi | yang diharapkan akan mencontoh perjuangan beliau saw


Ta'aruf

Januari 20, 2014 0 Comments
1. maukah engkau menjadi istriku dan kelak ibu bagi anak-anakku? | "pertanyaan itu aku tak tahu jawabannya sekarang, mungkin nanti.."

2. bukan bermaksud memaksa namun jawabmu adalah penenang bagi hatiku | penghapus asa bila tidak dan penambat harap bila iya

3. "kita tidak saling mengenal" | benar, namun siapapun yang mengenal Tuhannya akan saling mengenal

4. "engkau belum mengetahui semua tentang diriku" | benar, namun sebagian kecil yang sudah kuketahui sudah cukup bagi diriku

5. "engkau dan aku berbeda segala-galanya" | biarlah perbedaan jadi penambah rahmat, asalkan sama-sama kita dalam taat

6. "entahlah aku belum pasti, aku belum yakin" | ini pernikahan yang kita berdua belum pernah menjalaninya, kita sama dalam rasa

7. "bila nanti kita hidup susah?" | susah bersamamu dalam taat akan jadi cerita indah, nikmat maksiat sekarang akan jadi sesalan musibah

8. "aku takut, ragu, gundah" | ragu, gundah, takut, risau itu ujian, sedangkan pengetahuan itu obatnya, bertanyalah pada-Nya

9. "mengapa harus aku?" | tidak harus engkau, hanya saja manusia bisa memilih, dan akupun juga boleh memilih

10. "apa yang engkau harapkan dariku?" | mempercayaiku dalam jalan Allah, mendukungku dalam taat, patuh padaku dalam syariat, itu cukup

Quotes Tweet _1

Januari 20, 2014 0 Comments
Cita-cita kaum Muslim adalah semangat untuk terus berkarya tanpa banyak bicara. Dengan mempelajari ilmu yg dilandasi oleh Semangat Ketuhanan

Ya Allah berikan aku kebahagiaan yang cukup untuk membuat ku tersenyum dan kebahagiaan yang membuat aku untuk bersyukur atas semua nikmatMu.

Sebaik2 cemburu adalah cemburu pada ibadah orang lain lalu kita lebih menggiatkan beribadah kepadaNya :') (ManJaddawaJadda)

Untuk memperbaiki diri, jangan tunggu datang bulan baru, apalagi tahun baru. Karena detik inipun baru, maka lakukanlah sekarang!

Cinta dalam diam yg dipendam krn ingin menjaga kesucian, jauh lebih mulia dari cinta dgn ucapan krn nafsu dan takut kehilangan.

"Hidup hanya sekali" adalah premis yg salah krn ada hidup setelah mati. Yg benar, "Mati hanya sekali".

Biarlah diam ini sebagai hiasan yang terindah, hiasan yang 'kan menjaga hatinya utuh hanya untuk Allah semata.

Lelaki yang tangguh itu terlihat dari sikapnya yang terbuka terhadap keberanan, perkataan dan perbuatannya yang selalu tegas dan cerdas.

Yang terpenting itu (1) dari mana Anda memulai, (2) ke mana Anda menuju, (3) action apa yang bisa menjembatani antara impian & kenyataan (ippho s)

Wanita, jika ia adalah anak yg beriman yg taat kepada Allah, ia akan membuka lebar pintu surga untuk ayahnya :')

Wanita, jika ia adalah istri yg sholehah, ia akan menyempurnakan setengah keimanan suami dan membawanya kesurga :')

Wanita, jika ia sudah menjadi seorang ibu yg baik, surga anak akan bergantung pada telapak kakinya :')

Cinta yang menyemangati, membuat senyum jadi indah berarti, bahkan duka jadi pil pahit yang menguatkan.

Laki-laki sukses itu dapat dilihat dari dua hal. Pertama, siapa ibunya dan kedua, siapa istrinya." (Umar Bin Khattab)

Tak perlu dia yang sempurna karena yang kita perlukan adalah dia yang sederhana tapi selalu rela luangkan waktunya demi bersama kita.

Tak ada yang sempurna, namun cinta mampu menyatukan dua insan yang tak sempurna untuk membentuk sesuatu yang sempurna

Hanya karena ada senyum di wajah, tak berarti bahagia. Terkadang itu hanya berarti dia cukup kuat mengatasi segalanya.

cinta itu mengorbankan kenikmatan sesaat demi bahagia menjelang | berani menyimpan rasa karena ketaatan demi karunia tak berbilang

cinta itu menahan pandangan karena ingin memuliakan | menahan gejolak lisan karena menjaga kehormatan

rasa yang ada di hatimu | biar hanya Allah yang tahu

Terkadang kamu tahu bahwa kamu mampu menghindar rasa sakit, namun kamu juga sadar bahwa cintamu lebih berarti dari rasa sakit.

Terkadang, yang terbaik menurut kita belum tentu yang terbaik menurut Tuhan. Gunakan kebesaran hati untuk dapat menyikapi hal itu.

Desember

Januari 20, 2014 0 Comments
#1
Yah justru disitulah feel dan nilai plusnya. Beragam.. tapi ttep tuk mencapai 1 tujuan. Smngat trus !!

#2
Walaupun hny 200 rupiah hutang itu ya.. ttep harus d bayar. (lupa byr fcpyan). Krn ga mau kan jd pghalang kta tuk masuk surga..InsyaAllah.

#3
Kta ayah, "Mlihat cra ia mmkai sepatu pun sbuah prtmbngan ktka kta mmlih seorang ikhwn. Mulai dr kanan/kiri. Spele sih tp ckup berarti"

#4
Tersebab "liLlah", berhargalah semua lelah. Tersebab "ma'aLlah", sederhanalah segala masalah. Tersebab "ilaLlah", ringanlah setiap langkah.

Dia yang memperindah batinnya; Allah kan memperindah lahirnya. Dia yang memperbaiki niatnya; Allah kan memperbaiki 'amalnya. Selamat rehat:) (Salim A. Fillah)

#5
"Kebahagiaan itu bukan karena DENGAN SIAPA kita hidup. Akn ttpi karena bagaimana kita MENJALANI & MENERIMA hidup dgn tulus dan ikhlas." Hm..

#6
Malam ini begitu indah. Seindah kita berkumpul bersama. T.T

#7
Sungguh, ini bukan masalah usia atau siapa yg lebh dewasa. Nmun sjtinya inilah penympurnaan separuh iman. Barakallah sobat... :)

#8
pendakian itu bukan sekedar perjalanan fisik tapi perjalanan hati dan cerminan kehidupan :) (ka sigit)

#9
Ngirim surat via pos. So sweet kali ya. bpkny nanya ," kecmtn ap mb ?" Hm..Tba2 amnesia. Haduuh.. Klmaan dbgor nih. Astghfrulloh..

Menjadi Istri Shalihah #1&2

Januari 20, 2014 0 Comments
Wah subhanallah...untuk saat ini dan beberapa minggu ke depan, ta'lim mmbhas mngenai persiapan mnjd seorng istri yg sholehah

Eciee...Kalau kata ustad, sekarang itu masa2 nya kita mmpersiapkan dan mnggali ilmu terkait persiapan tuk menikah. Kece..

Ehm...jadi terpacu tuk mmbaca dan mmpersiapkannya 'limAlIffah

Kewajiban seorang suami adalah Hak bg seorang istri. Dan kewajiban seorang istri adlh hak bg seorang suami 'limAlIffah

Apa sajakah kewajiban seorang suami ? Ni lagi dibahas sama ustad 'limAlIffah

Pertama, Menjaga diri dan keluarga dari siksa api neraka 'limAlIffah

Kedua, Memberi nafkah yg halal dan thoyib, (sang suami mmliki etos kerja dan akhlak krja yg baik) 'limAliffah

Wanita itu tlang rsuk yg bengkok, jgn dibiarkan ia trs bngkok krna lma klamaan akn ptah. Nah dsinilah btuh arhan n bmbingn dr seorang suami

Melakukan perhatian khusus kepada seorang ikhwan/akhwat seblum di khitbah merupakan tindakan yg bsa menimbulkan fitnah

Ketiga,Bersama-sama membentuk keluarga Sakinah, Mawadah dan Warahmah. Itu adalh tugas bersama

Kewajiban Bersama selain yg mewujudkan keluarga yg samara, juga melahirkan generasi yang sholeh dan sholehah

Qaulan Sadiidaa untuk Anak Kita

Januari 20, 2014 0 Comments
Pernah saya menelusur, adakah kata itu dalam peristilahan agama kita? Ternyata jawabnya tidak. Kita selama ini menggunakan istilah ‘remaja’ untuk menandai suatu masa dalam perkembangan manusia. Di sana terjadi guncangan, pencarian jatidiri, dan peralihan dari kanak-kanak menjadi dewasa. Terhadap masa-masa itu, orang memberi permakluman atas berbagai perilaku sang remaja. 

Kata kita, “Wajar lah masih remaja!”Jika tak berkait dengan taklif agama, mungkin permakluman itu tak jadi perkara. Masalahnya, bukankah ‘aqil dan baligh menandai batas sempurna antara seorang anak yang belum ditulis ‘amal dosanya dengan orang dewasa yang punya tanggungjawab terhadap perintah dan larangan, juga wajib, mubah, dan haram? 

Batas itu tidak memberi waktu peralihan, apalagi berlama-lama dengan manisnya istilah remaja. Begitu penanda baligh muncul, maka dia bertanggungjawab penuh atas segala perbuatannya; ‘amal shalihnya berpahala, ‘amal salahnya berdosa.

Isma’il ‘alaihissalaam, adalah sebuah gambaran bagi kita tentang sosok generasi pelanjut yang berbakti, shalih, taat kepada Allah dan memenuhi tanggungjawab penuh sebagai seorang yang dewasa sejak balighnya. 

Masa remaja dalam artian terguncang, mencoba itu-ini mencari jati diri, dan masa peralihan yang perlu banyak permakluman tak pernah dialaminya. Ia teguh, kokoh, dan terbentuk karakternya sejak mula. Mengapa? Agaknya Allah telah bukakan rahasia itu dalam firmanNya:Dan hendaklah takut orang-orang yang meninggalkan teturunan di belakang mereka dalam keadaan lemah yang senantiasa mereka khawatiri. Maka dari itu hendaklah mereka bertaqwa kepada Allah dan hendaklah mereka mengatakan perkataan yang lurus benar. 

Teruslah bergerak, hinga kelelahan itu lelah mengikutimu..

Januari 20, 2014 0 Comments
Memang seperti itulah dakwah. Dakwah adalah cinta. Dan cinta akan meminta semuanya dari dirimu. Sampai pikiranmu. Sampai perhatianmu. Berjalan, duduk, dan tidurmu.. Bahkan di tengah lelapmu, isi mimpimu pun tentang dakwah. Tentang umat yg kau cintai..

Lagi-lagi memang seperti itu. Dakwah. Menyedot saripati energimu. Sampai tulang belulangmu. Sampai daging terakhir yg menempel di tubuh rentamu. Tubuh yg luluh lantak diseret-seret.. Tubuh yang hancur lebur dipaksa berlari.. Seperti itu pula kejadiannya pada rambut Rasulullah. Beliau memang akan tua juga. Tapi kepalanya beruban karena beban berat dari ayat yg diturunkan Allah. Sebagaimana tubuh mulia Umar bin Abdul Aziz. Dia memimpin hanya sebentar. Tapi kaum muslimin sudah dibuat bingung. Tidak ada lagi orang miskin yg bisa diberi sedekah. Tubuh mulia itu terkoyak-koyak. Sulit membayangkan sekeras apa sang Khalifah bekerja. Tubuh yang segar bugar itu sampai rontok. Hanya dalam 2 tahun ia sakit parah kemudian meninggal. Toh memang itu yang diharapkannya; mati sebagai jiwa yang tenang.

Dan di etalase akhirat kelak, mungkin tubuh Umar bin Khathab juga terlihat tercabik-cabik. Kepalanya sampai botak. Umar yang perkasa pun akhirnya membawa tongkat ke mana-mana. Kurang heroik? Akhirnya diperjelas dengan salah satu luka paling legendaris sepanjang sejarah; luka ditikamnya seorang Khalifah yang sholih, yang sedang bermesra-mesraan dengan Tuhannya saat sholat.

Hati adlh cermin

Januari 20, 2014 0 Comments
Karena hati adalah cermin, setiap yang buruk lalu nampak dalam wujudmu maka itu adalah isi dari hatimu yang kotor.

Karena hati adalah cermin, setiap ucapan ghibah yang terucap dari lisanmu maka itu adalah isi dari hatimu keruh.

Karena hati adalah cermin, setiap picingan mata yang merendahkan orang lain maka itu adalah isi dari hatimu yang sombong.

Karena hati adalah cermin, setiap canda tawa yang sia – sia maka itu adalah isi dari hatimu lalai.

Karena hati adalah cermin, derai air mata yang penuh kepalsuan maka itu adalah isi dari hatimu yang gemar berkhianat.

Karena hati adalah cermin, setiap bantuan yang kau lakukan mengharap pamrih maka itu adalah isi dari hatimu yang busuk dan tak ikhlas.

Karena hati adalah cermin, setiap kezholiman hati yang kau perbuat maka itu adalah isi dari hatimu yang zhalim.

Karena hati adalah cermin, setiap langkah maksiat yang kau ayunkan maka itu adalah isi dari hatimu yang berkarat.

Karena hati adalah cermin, setiap bisikan syahwat yang kau perturutkan maka itu adalah isi dari hatimu yang noda dan penuh kekacauan.

Karena hati adalah cermin, keluh kesah akan takdir yang Allah putuskan maka itu adalah isi dari hatimu yang rapuh.

Karena hati adalah cermin, setiap tak tergoyahnya rasa ingin menolong ketika melihat penindasan maka itu adalah isi dari hatimu yang kian kosong melompong dari kesadaran.

Karena hati adalah cermin, setiap peristiwa lalu kau jadikan kecurigaan maka itu adalah isi hatimu yang kering kerontang tanpa rasa persaudaraan.

Karena hati adalah cermin, setiap ketertarikan hati pd makhluk yang berlebihan dari kecintaanmu pd khalik maka itu adalah isi dari hatimu yang kian suram dan munafik. Naudzubillahi mindzalik.

Karena hati adalah cermin, setiap saat bersihkanlah dengan dzikrulloh, dengan banyak membaca KalamNya…husnudzhan lillah..maka itu adalah isi dari hatimu yang selamat fii dunya wal akhiroh. InsyaAllah..

Rahasia Kebaikan dan kunci ketaatan

Januari 20, 2014 0 Comments
Demi Robb pemilik Ka'bah..
Barangsiapa yg mengetahui kunci ketaatan yakni ISTIGFAR maka ia akan menjadi org yg paling bahagia hatinya, paling lapang dadany dan harapan2nya akan menjadi kenyataan.

Sahabat...
Jadikanlah istigfar petunjuk dlm hidupmu.. dikatakan dlm suatu hadits Allah menetapkan bahwa semua manusia brdosa walaupun ia sholih kecuali hamba yg senantiasa memohon ampun kpd Allah ats sgla dosa2nya dan itulah hamba yg paling dicintaiNya..

Sahabat...
Baginda Nabi Muhammad.. senantiasa melafadzkan istigfar sbyk 100 kali pd pagi hari dan bgitupun pd sore harinya..
Muncullah pertanyaan apakah Nabi kita tercinta ini lbh butuh trhadap istigfar atau kita yg senantiasa berkecimpung dlm kubangan dosa??

Allahumma rabbana innana zholamna anfusana wa in lam taghfirlana wa tarhamna lanakunanna minal khasirin
Duhai Allah..Robb kami.. kami benar2 tlh mnzholimi diri km dgn dosa dan kesalahan yg kmi perbuat..
Seandainya Engkau tdk berkenan mengampuni dan mengasihi kami.. niscaya kami akan trmasuk org2 yg merugi..
"Keduanya berkata: "Ya Tuhan kami, kami telah menganiaya diri kami sendiri, dan jika Engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami, niscaya pastilah kami termasuk orang-orang yang merugi."(Q.S Al A'raf 23)

Sahabatku..
Ucapan istigfar sebanyak 100x hny memakan wktu 1 menit..
Jika 1000x kita hny btuh 15 menit saja.. Namun disisi Allah akan dicatat spt sbg org yg senantiasa beristigfar..
Lantas bagaimana caranya agar hati kita merasa takut ketika mengucapkannya??
Sahabatku sayang... jadikan istigfar sbg bayang2 dosa kita..
Jika hati kita jujur untuk mnyesalinya dan sungguh2 bertaubat pd Allah.. Maka Allah akn menghapuskannya...

Surga-Nya

Januari 20, 2014 0 Comments
~ Surga yang diinginkan sama,~
Namun mujahid palestina meraihnya dengan jihad, sementara sebagian kita sholat saja ditunda2, sebagian
muslimah kenakan hijab saja berat.
~ Surga yang diinginkan persis,
Namun militan siria meraihnya dengan syahid, sementara kita sedekah saja pelit.
~ Surga yang dimaksud serupa,
Namun anak-anak gaza membelinya dengan hafalan, sementara anak-anak kita diajarkan nyanyian.
~ Surga yang diharap itu-itu saja,
Bunda di iraq dapatkan dengan
mendidik anaknya angkat senjata,
sedang kita didik anak kita tutup mata.
~ Surga dipinta dalam doa tak berbeda, Muslim rohingya menukarnya dengan tangisan, sementara kita menangis karena putus pacaran.
~ Bila satu saat ALLAH menanyakan "apa alasan-Ku agar memasukkanmu dalam surga-Ku?" tentu mujahid palestina, iraq, suriah punya jawabnya.
~ Mari bertanya,
"Apa alasan yg akan kita kemukakan pada ALLAH hingga layak surga-Nya bagi kita?" bandingkan dengan pengorbanan mereka.
-ustadz felix siauw-

Tahukah, mengapa kita tidak menangis saat membaca al-Qur`an ?

Januari 20, 2014 0 Comments
Sampai kabar kepada Imam Ahmad bin Hanbali bahwa salah seorang muridnya selalu bangun malam dan mengkhatamkan al-Qur`an secara sempurna hingga terbit fajar. Kemudian dilanjutkan dengan sholat subuh.
Imam Ahmad pun ingin mengajarkannya cara mentadabburi al-Qur`an. Datanglah ia kepada muridnya itu, kemudian berkata: "Aku dengar kamu melakukan ini dan itu..?
Muridnya menjawab: "Ya"

Imam : "Kalo gitu, coba nanti malam kamu lakukan seperti kemarin-kemarin, tapi saat membaca al-Qur`an, bayangkan kamu membacanya di hadapanku. Atau seakan-akan aku mengawasi bacaanmu.
Keesokan harinya, datanglah si murid, dan Imam Ahmad bertanya hasilnya.
Si murid menjawab: "Aku hanya bisa membaca 10 juz saja"

Imam : "Coba nanti malam baca al-Qur`an seakan-akan kamu membacanya di hadapan Rasulullah SAW"
Keesokan harinya si murid datang lagi dan berkata: "Ya imam, aku hanya sanggup membaca juz 'amma saja"
Imam : "Nah sekarang, cobalah nanti malam kamu baca al-Qur`an seakan-akan di hadapan Allah 'Azza wa Jalla"

Si murid pun kaget disuruh seperti ini.
Keesokan harinya, si murid datang dengan mata bengkak akibat dari menangis. Imam Ahmad pun bertanya: "Apa yg kamu lakukan anakku?"
Si murid menjawab sambil menangis: "Ya imam, demi Allah, sepanjang malam aku tidak bisa menyempurnakan bacaan surat al-Fatihah"

*****
Al-Qur`an adalah kalam Allah kepada kita.. Maka bacalah ia dengan hati, bukan hanya sekedar dengan lisan. Semoga ALLAH mengumpulkan kita di hari kiamat kelak bersama golongan hamba2-Nya yang senantiasa memuliakan Al-Qur'an. Aamiin.

#onedayonejuz

Lelah, teramat lelah.

Januari 20, 2014 0 Comments

Lelah. Mata ini lelah. Selalu terjaga, takut tertidur dan lengah. Jangan, jangan pejamkan mata, karena tugasmu berjaga.Tengah malam gelap gulita, mata ini masih terjaga. Berkhalwat khusyuk di kesunyian, munajat kepada Dia Yang Maha Perkasa. Memohon kekuatan, kemampuan, keteguhan, ketegaran, dalam perjalanan dakwah yang amat panjang tak terkira.Pagi-pagi buta, mata ini tetap terjaga, jangan sampai umat terlanda bahaya dan bencana pada saat kita lengah menjaga mereka. Siang terang benderang, mata ini selalu terjaga, melakukan hal terbaik bagi masyarakat, bangsa dan negara.

Lelah. Pikiran ini sangat lelah. Tak pernah berhenti mencerna ayat-ayat yang dibentangkanNya di alam semesta. Selalu berpikir, selalu menganalisa peristiwa, selalu merangkai kejadian di depan mata. Merancang strategi, taktik, upaya, cara dan sarana. Memetakan potensi para aktivis yang selalu setia bekerja dimanapun mereka berada. Memetakan jalan bagi kemenangan perjuangan, meretas kejayaan pergerakan. Memikirkan masa depan masyarakat, bangsa dan negara. Memikirkan rencana strategis, membangun peradaban masa depan yang gilang gemilang.

Lelah. Jiwa ini sungguh lelah. Setiap hari disuguhi konflik, kerusuhan, permusuhan, penyimpangan, dan penyelewengan dimana-mana. Setiap saat dihadapkan pada persoalan-persoalan kehidupan yang kian kompleks dan kian merata. Satu persoalan bangsa belum selesai diurai, muncul persoalan berikutnya. Satu konflik belum selesai dilerai, muncul konflik di tempat lainnya. Satu kasus belum selesai diungkapkan kebenarannya, telah menyusul kasus-kasus sekian banyaknya. Persoalan internal bertumpuk, pada saat yang sama harus tampil tegar menghadapi persoalan eksternal. Persoalan keluarga mengemuka, pada saat harus menyelesaikan persoalan bangsa dan negara.

Lelah. Tubuh ini teramat lelah. Tubuh yang jarang dipenuhi hak-haknya. Kapan sempat olah raga, kapan sempat refresing dengan keluarga, kapan sempat bercengkerama dalam suasana luang, kapan sempat istirahat. Teramat sering para aktivis diistirahatkan oleh Tuhan Yang Maha Penyayang, karena dirinya tidak sempat beristirahat. Tubuh kian lemah, karena dipaksa terus bekerja, melakukan hal terbaik yang bisa dikontribusikan di jalan kebaikan. Terlalu sering tidak sempat memenuhi hak-hak tubuh, sementara ia harus selalu bekerja pagi, siang, sore dan malam. Terlalu sering tubuh dipaksa melakukan kerja di luar batas kesanggupannya, karena sangat ingin memenuhi kewajiban di jalan perjuangan.

Lelah. Kaki ini tak terperikan lelahnya. Menyusuri jalan terjal mendaki, berliku, penuh duri dan bebatuan keras. Jalan ini harus ditempuh, karena hanya ini yang akan membawa mencapai tujuan. Tak ada jalan lain, tak ada jalan pintas. Kaki yang tak pernah berhenti melangkah, menapaki jalan Kenabian, menapaki jalan para pejuang, menapaki jalan para pahlawan. Menapaki jalan yang akan membawa umat kepada peradaban mulia.Lelah. Tangan ini sangatlah lelah. Melakukan kerja-kerja sosial, membaktikan karya bagi umat, menciptakan prestasi untuk negeri. Tangan ini selalu peduli, berbagi, memberi, dan berkontribusi. Tangan yang selalu kreatif menorehkan kerja nyata bagi masyarakat. Tangan yang selalu bermanfaat untuk membantu yang lemah, menolong yang resah, merangkul yang gelisah. Tangan yang selalu terbuka untuk menampung berbagai keluh kesah, dan siap memberikan bantuan bagi yang memerlukan.

Lelah. Diri ini teramat lelah. Semua potensi diri telah disumbangkan untuk melakukan yang terbaik. Terus bekerja, terus berkarya, terus berbuat untuk kejayaan Indonesia. Namun yang kita dapatkan adalah cemoohan. Sering yang kita dapatkan adalah caci maki dan sumpah serapah. Tak jarang yang kita temui adalah lontaran kebencian dan permusuhan. 

Lelah, rasanya telah habis semua tenaga, tak ada lagi yang tersisa, kendati kerja belum usai, belum juga tampak hasilnya.

Lelah. Di titik inilah kebahagiaan membuncah. Pada puncak kelelahan inilah kenikmatan benar-benar kita rasakan bak bunga merekah. Usapan lembut ayat-ayat Qur’an, 
“Jika kamu mendapatkan luka, maka sesungguhnya merekapun mendapatkan luka yang sama”, terasa masuk ke relung jiwa. Sangat dalam, dan sangat berkesan. Sangat sejuk ungkapanNya sampai ke dalam dasar samudera jiwa, 
“Janganlah kamu berhati lemah dalam mengejar mereka. Jika kamu menderita kesakitan, maka sesungguhnya merekapun menderita kesakitan (pula), sebagaimana kamu menderitanya, sedang kamu mengharap dari pada Allah apa yang tidak mereka harapkan.Dan adalah Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana”.

Bukan hanya kamu yang lelah. Jangan GR. Mereka juga lelah, semua juga lelah. Tetapi, apakah kelelahanmu di jalan kebenaran ? Apakah lelahmu di jalan Kenabian ? Apakah lelahmu di jalan Tuhan Yang Penyayang ?Jika lelahmu di jalan Tuhan, masih adakah artinya menghitung jumlah lelah ? Masih perlukah mengeluhkan kelelahan ? Masih adakah keperluanmu membuat perhitungan dengan kelelahan ?

by : Ust.Cahyadi Takariawan

PNS vs Pengemis

Januari 20, 2014 0 Comments
PNS : Pak, cape ya abis ngemis? Laper ya pak..?
Pengemis : Biasa aja tuh, hari ini saya udh makan 3x koq. :)
PNS : Loh..? uangnya cuman buat makan bpk doank? Anak dan istri di rumah makan apa? 8-|
Pengemis : Kayak org susah aja..! Td pgi sy sekeluarga abis ngerayain ultah anak sy yg kelima di Mc. Donald bareng guru2 & tmn2 sekolahnya. Siang ini istri N  anak saya barusan bbm sy, mereka lg makan di Pizza HUT tau! /:)
PNS sampai kebingungan dan barkata : Emank bpk ngemis 1 ЂƏrΐ  dapet brp..? :/
Pengemis : Nih ya.. Sy kasih tau..!!
Saya ngemis dari jam 07.00-17.00.
Lampu merah atau hijau waktunya 60 detik. Setiap 60 detik paling nggak saya bisa dapet 2.000./:)
1 jam = 60 kali lampu merah/
Hijau
60 x 2.000 = 120.000 /jam
1 hari saya kerja 10 jam, 1 jam buat istirahat jadi 9 jam.
9 jam x 120.000 = 1.080.000/hari.
1 bulan saya kerja 26 hari.
26 hari x 1.080.000 = 28.080.000/bulan. :D
PNS sampai kaget dan bengong mendengar cerita pengemis itu..:O
Pengemis berkata : Emang mas jadi PNS, gaji per bulannya brp..? 3-|
PNS : 3.500.000 :(
Pengemis : Ijasah..?
PNS : D3/S1
Pengemis : Saya jd prihatin dech lihat penderitaan mas!!! Pasti abis banyak duit ya mas buat sekolah??? blom lg kerja kena marah ama Boz, Kepala mas isinya pasti penuh soal kerjaan mulu. Mending mas ngemis aja. Biar kaya sperti saya. Saya ngemis udh 20 tahun, udah punya 2 mobil BMW buat sy & istri sy, kartu kredit platinum, Apartemen, rmh di kwsan elite,
PNS :
🍈:'(нΰά˚°º🍈:'(нΰά˚°º🍈:'(нΰά˚°º🍈
       🍈🍋  🍈  🍈🍋
               <:'(>  🍈🍋 
                -(!   🍈🍋
            
Lanjutkan BBM N jgn pernah kasih pengemis uang lagi krn akan membudayakan malas bekerja..
PATUT DI BACA SERIUS
masa' pengemis Sm sarjana
Pinteran pengemis,
yuk kita kampanyekan ke masyarakat STOP Memberi Uang Dijalan...
Jika ingin memberi mending langsung ke panti asuhan, BBM ini pastinya akan dibaca juga sama pengemis karena mereka sudah pada punya Android =D

Jangan Meninggalkan Amal

Januari 20, 2014 0 Comments
Jangan meninggalkan amal krn takut tdk ikhlas. Beramal sambil meluruskan niat lebih baik daripda tdk beramal sama sekali.
Jangan meninggalkan zikir krn ketidakhadiran hati. Kelalaian kita dari zikir lebih buruk daripada kelalaian kita saat berzikir.
Jangan meninggalkan tilawah karna tak tau maknanya. Ketidaktauan makna dalam tilawah masih lebih baik daripada ketidak mauan membaca firman-Nya.
Jangan meninggalkan dakwah karna kecewa. Kesabaran kita bersama orang2 shalih lebih baik daripada kesenangan kita bersama orang2 yg tidak shalih.
Jangan meninggalkan amanah karna berat. Beratnya amanah yg kita emban insya Allah sebanding dengan beratnya timbangan amal yg akan kita dapatkan.
Jangan meninggalkan medan juang karna terluka. Kematian di medan juang lebih baik daripada hidup dalam keterlenaan.
Jangan meninggalkan kesantunan karna lingkungan kasar. Santun kita saat dikasari hanya akan menambah kemuliaan dan mengundang simpati-Nya.
Allahumma mushorrifal quluub shorrif quluubana 'ala tho'atik.
Yaa muqollibal quluub tsabbit quluubanaa 'alaa diinik.
Ya Allah yg memalingkan hati manusia, palingkanlah hati kami di atas ketaatan pd-Mu.
Wahai yg membolak balikkan hati, teguhkanlah hati kami di atas agama-Mu.

Renungan Tarbiyah Dzatiyah

Anak yang luarbiasa

Januari 20, 2014 0 Comments

Setiap selesai sholat jum'at tiap pekannya, seorang imam (masjid) dan anaknya (yg berumur 11 tahun) mempunyai jadwal membagikan buku – buku islam, diantaranya buku at-thoriq ilal jannah (jalan menuju surga). Mereka membagikannya di daerah mereka di pinggiran kota Amsterdam. 
***
Namun tibalah suatu hari, ketika kota tersebut diguyuri hujan yang sangat lebat dengan suhu yang sangat dingin. Sang anakpun mempersiapkan dirinya dengan memakai beberapa lapis pakaian demi mengurangi rasa dingin. Setelah selesai mempersiapkan diri, ia berkata kepada ayahnya: 

"wahai ayahku, aku telah siap" 
"siap untuk apa?" Jawab Sang Ayah 
Ia berkata: 
"untuk membagikan buku (seperti biasanya)", 
Sang ayahpun berucap:
"suhu sangat dingin diluar sana, belum lagi hujan lebat yang mengguyur", 
sang anak menimpali dengan jawaban yang menakjubkan : 
"akan tetapi, sungguh banyak orang yang berjalan menuju neraka diluar sana dibawah guyuran hujan".
Sang ayah terhenyak dengan jawaban anaknya seraya berkata: 
"namun ayah tidak akan keluar dengan cuaca seperti ini", 
akhirnya anak tersebut meminta izin untuk keluar sendiri. Sang ayah berpikir sejenak dan akhirnya memberikan izin. Iapun mengambil beberapa buku dari ayahnya untuk dibagikan, dan berkata: 
"terimakasih wahai ayahku".