Senin, 20 Januari 2014

Sebuah Sandal

Januari 20, 2014 0 Comments

Sekitar pukul 14 Ahad (30/11/13), saya dan beberapa sahabat mengunjungi RS Al-Islam. Rencananya membesuk salah seorang siswa SDIT Insan Teladan yang dirawat di HCU. Karena bukan waktu besuk, security RS hanya memperbolehkan tamu 1 orang saja. Itupun atas izin Allah, tanpa sengaja saya dipertemukan dengan ayah dari murid SDIT Insan Teladan juga, yang adiknya dirawat di RS yang sama.

Singkat cerita, saya pun naik ke lantai 3. Selepas mendoakan pasien anak tadi. Saya beberapa kali mengengok ruang HCU. Saya lihat Syamil itu tengah diopeni 2 wanita. Kemungkinan besar adalah ibu dan tantenya. Saya tak sempat masuk. Karena tak ada ayah dan juga tak ada pria di ruangan itu. Sempat menunggu beberapa saat. Saya kembali lagi. Kondisinya sudah rapih. Saya dengar sayup-sayup Syamil mengigau. Saya tahu apa yang ia igaukan. 

"Ya ... hafalan An-Naba. Lalu loncat ke An-Nazi'aat. Tak utuh memang. Tapi saya sempat merinding sembari berguman, "Subhanallah ...!"

Dalam Kepahitan Tersimpan Kemanisan

Januari 20, 2014 2 Comments


Seorang anak kecil duduk di samping sebuah meja di dapur.
Ibunya sedang mempersiapkan bahan-bahan untuk membuat kue yang ia sukai.
Karena biasanya ia menyukai kuenya, ia mulai mencicipi bahan-bahan yang dijejerkan di atas meja.
Dia awali dengan mencicipi tepung. Segera ia meludah karena rasanya yang aneh.
Kemudian ia ambil vanille dengan telunjuknya. Matanya terpejam-pejam karena rasanya yang aneh.
Lanjut ia coba pengembang. Baru saja bahan itu menyentuh lidahnya ia berteriak minta minum sambil meludah berulang kali ke lantai.

Anak kecil itu berkata kepada ibunya: "Kelihatannya ibu tidak akan membuat kue yang enak kali ini, karena bahan-bahan yang ibu gunakan tidak ada yang enak sama sekali."

Akan tetapi ibunya menjawab: "Aku tidak akan menjawab perkataanmu sekarang, tapi tunggulah beberapa saat sampai kuenya masak. 

Kamu sendiri yang akan menjawab pertanyaanmu."Setelah ibunya selesai memasak kue di dalam oven, ia memberikannya kepada anaknya yang masih kecil itu. 

Sang anak mulai memakan dengan hati-hati dan kelihatan tidak berselera. Akan tetapi setelah ia makan dua gigitan ternyata kuenya lezat sekali. Seperti biasanya, ia minta kue berikutnya.

Diammu

Januari 20, 2014 0 Comments

Bismillah..

Bila belum siap melangkah lebih jauh dengan seseorang, cukup cintai ia dalam diam.
karena diammu adalah salah satu bukti cintamu padanya…
kau ingin memuliakan dia, dengan tidak mengajaknya menjalin hubungan yang terlarang,
kau tak mau merusak kesucian dan penjagaan hatinya.
Karena diammu memuliakan kesucian diri dan hatimu.
Menghindarkan dirimu dari hal- hal yang akan merusak izzah dan iffahmu.
Karena diammu bukti kesetiaanmu padanya…
karena mungkin saja orang yang kau cintai, adalah juga orang yang telah Allah Subhanahu Wata’ala benar-benar pilihkan untukmu…

Ingatkah kalian tentang kisah Fatimah dan Ali Radhiyallahu ‘anhum ? yang keduanya saling memendam apa yang mereka rasakan…
tapi pada akhirnya mereka dipertemukan dalam ikatan suci nan indah…
Karena dalam diammu tersimpan kekuatan…
kekuatan harapan,kekuatan impian„hingga mungkin saja Allah akan membuat harapan dan impian itu menjadi nyata…
dan cintamu yang diam itu dapat berbicara dalam kehidupan nyata…
bukankah Allah tak akan pernah memutuskan
harapan hamba yang berharap dan berdo’a pada-Nya ?

Bertemu karena Allah,berpisah karena Allah

Januari 20, 2014 0 Comments

#Semua karena Allah
Jadikan tujuan hidup kita memurnikan ketaatan kepada Allah.
Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama yang lurus[1595], dan supaya mereka mendirikan shalat dan menunaikan zakat; dan yang demikian itulah agama yang lurus. " (QS.Al Bayinah :5)

#Naungan Allah di hari kiamat
"Ada 7 golongan manusia yg akan mendapat Allah pd hri yg tdk ada naungan kecuali naungan-Nya, yaitu ... Dua org yg saling mencintai krn Allah,shg mereka bertemu dan jg berisah krn Allah." (HR.Bukhari-Muslim)

#Pengkategorian dalam menentukan bertemu dan perpisah karena Allah :
1.Niat ikhlas semata karena Allah
"Sesungguhnya setiap amalan hanyalah tergantung dengan niat-niatnya dan setiap orang hanya akan mendapatkan apa yang ia niatkan .... (HR.Bukhari-Muslim)
Jangan bermain main dengan niat!! #LuruskanNiat

50 Tipe Mahasiswa, Termasuk Manakah Kamu?

Januari 20, 2014 0 Comments
Hayoooo.... 

Bro-bro sekalian ini Tipe Mahasiswa yang seperti
apa? Check this out dahhh!

1. Mahasiswa Perfeksionis
Mahasiswa yg anti sama nilai B. sekali dpt B langsung guling2 ditanah dan galau 7 turunan.

2. Mahasiswa Studyholic
Duduk paling depan, sehari2 ngurung diri dalam kamar buat belajar. motto hidupnya “tiada hari tanpa belajar”

3. Mahasiswa Idiopatik
Ga jelas kehidupannya di kampus. kadang2 ada, kadang2 ga ada.

4. Mahasiswa Poli-Organisasi
Aktif diberbagai organisasi kampus. motto hidupnya “banyak organisasi, banyak rezeki”

5. Mahasiswa Pasrah
Dapat E? Ah tenang, kan ga cuman aku doang yang ga lulus.

6. Mahasiswa Pecinta
Kerjaan sehari2nya pacaran tak peduli tempat, waktu, dan lokasi.

7. Mahasiswa cadaLOVER
Saking terobsesinya sama cadaver, ampe kuliahnya hanya saat ada materi anatomi atau pratikum anatomi. (#kedokteranonly)

8. Mahasiswa SKS
Tipe paling banyak di tiap kampus. belajar sampai larut hanya ketika besoknya ujian.

10. Mahasiswa Paket Hemat
Datengnya pas praktikum, skill lab sama tutor doang.

Allah Selalu Ada untukmu

Januari 20, 2014 0 Comments



#Pernahkah saat kau duduk santai dan menikmati harimu, tiba-tiba terpikirkan olehmu ingin berbuat sesuatu kebaikan untuk seseorang?
Itu adalah ﺍﻟﻠّﻪ yang sedang berbicara denganmu dan mengetuk pintu hatimu.
Sebagaimana dalam firmanNya :

"Tidak ada kebaikan pada kebanyakan bisikan-bisikan mereka, kecuali bisikan-bisikan dari orang yang menyuruh (manusia) memberi sedekah, atau berbuat ma'ruf, atau mengadakan perdamaian di antara manusia. Dan barangsiapa yang berbuat demikian karena mencari keredhaan Allah, maka kelak Kami memberi kepadanya pahala yang besar."(QS Annisaa':114) 

"Dan belanjakanlah (harta bendamu) di jalan Allah, dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan, dan berbuat baiklah, karena sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik."
(Al Baqarah:195)

"Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bahagianmu dari (kenikmatan) duniawi dan berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik, kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di (muka) bumi. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan." (QS.Qashash :77)

#Ibu

Januari 20, 2014 0 Comments
1. Pertama kali kau menyapaku. Tanpa suara. Tetapi sangat asih. Dari diriku yang paling dalam. Disini. #Ibu. Aku di sini. <Rene Van DeCarr>
2. Menjadi #Ibu. Bagi jiwa perempuan penuh kasih adalah mimpi yang dilatih dengan kerinduan, cinta & asahan rasa. Ia mencahaya dalam jiwa.
3. Seruak cita itu adalah fitrah terindah yang dikaruniakan Allah. Kecenderungan, rasa, kemuliaan! #Ibu! Mulia dengan tapak kaki juangnya.
4. Sebab tak seorang pria pun termuliakan begitu tinggi hingga surga berada di telapak kaki. Demi Allah, tak seorang lelaki jua. Hanya #Ibu.
5. #Ibu! Panggilan yang begitu menggetarkan, membiruharu, menggemakan rasa terdalam di lubuk rasa setiap wanita. Ia menggeletarkan cinta.
6. Ada imaji surgawi & gairah hayat menggelora tiap kali kata tiga huruf itu diteriakkan oleh sosok-sosok mungil nan sambut kehadiran. #Ibu!
7. #Ibu, madrasah cantik, tempat anak-anak pertanyakan semesta dgn bahasa paling akrab, harapan paling memuncak, & keingintahuan plg dalam.
8. #Ibu. Dia dermaga nan paling tenang tuk melabuh hati saat mereka merasa teraniaya. Dia belai paling menenteramkan saat mereka gelisah.
9. #Ibu Dia dekapan paling memberi rasa aman saat ketakutan. Dia bahu paling kukuh untuk merebah, bertahan dari amuk badai kesedihan.
10. #Ibu Dia perpustakaan terlengkap, kelas ternyaman, gelanggang terlapang. Tak pernah ia bisa digantikan oleh gedung-gedung tanpa nyawa.

Kerja Otak Kita

Januari 20, 2014 0 Comments

By the way, ada yg tahu bagaimana kerja otak kita ?
Mungkin sering baca juga ungkapan yg sering ditulis dari einstein. 
"Kesuksesan aeseorang berasal dari 2% kecerdasan, sisanya keuletan."

Ternyata ini berhubungan erat dengan bagaimana cara otak bekerja.
Sebetulnya otak bekerja atau berfikir tidak eksak, namun menggunaka probabilitas atau kemungkinan. 
Kita tahu akar 9 adalah 3. Ini langsung keluar jawabannya karena kita sudah hafal bahwa akar 9 adalah 3.
Kalo dikasih soal, berapa akar 18.15? 
Otak pertama kali akan mencari nilai terdekat dengan angka itu. Yg muncul adalah 4 karena 4 kuadrat adalah 16. Tapi nilai ini terlalu kecil, otak mikir lagi. Berarti 5. Nilai ini ternyata terlalu besar. Lalu dicoba lah dengan kemungkinan bahwa akar dari 18.15 adalah antara 4 dan 5. Begitu terus berulang2 dan ditambah sedikit demi sedikit sampai ketemu angka 4.26.

Contoh lain. Klo kita belajar naik sepeda, awalnya kita miring ke kanan atau ke kiri. Lalu otak mengontrol sedikit demi sedikit agar terjadi keseimbangan. Lama-lama kita akan bisa mengendarai sepeda dengan baik.
Pemain sepakbola juga melakukan hal yg sama utk menggolkan bolanya. Semua menggunakan prinsip probabilitas.

Rabu, 15 Januari 2014

#MUTIARA SUBUH#

Januari 15, 2014 0 Comments
Hari Rabu, 01.01.2014
Semangat harus menggebu ...
Inspirasi di pagi hari

Rekan-rekan sekalian,
Adakah yang pernah mengalami kejadian buruk dengan aparat keamanan? Polisi atau Jaksa? Na'udzubillah... Semoga kita dilindungi Allah dari segala fitnah yang terkait dengan itu.
Tapi cobalah bayangkan, satu ketika kita ditangkap polisi, lalu dimasukkan ke dalam sel tahanan, barang-barang disita, termasuk semua alat komunikasi. Tidak ada teman, tak ada kawan. Sendiri, berhari-hari, menanti, tidak pasti. Bagaimana rasanya?
Kemudian bagaimana rasanya jika ditengah-tengah situasi seperti itu datang seorang yang kita kenal, berbicara kepada kepala kepolisian, memintanya untuk membebaskan kita dari segala tuduhan dengan jaminannya. Dan kemudian kita dibebaskan.

Rekan-rekan sekalian,
Begitulah nanti Al Quran yang kita baca, Ia akan menjadi syafaat/ penolong bagi kita yang membacanya di hari Kiamat nanti. Hari ketika kita menghadapi pengadilan-Nya. Sendiri, tanpa teman, saudara, orang tua, sanak kerabat. Semua sibuk dalam urusan masing-masing. Al Quran akan datang menjadi penolong bagi kita.

Makna Dari Akad Nikah

Januari 15, 2014 0 Comments
Ketika suatu saat dirimu akan menikah dgn seseorang, ataupun saat ini kau sudah terikat dalam sebuah pernikahan. Tentunya pernikahan itu melewati proses AKAD-NIKAH bukan?
Yang intinya berbunyi; ''aku terima nikahnya si dia binti ayah si dia dengan Mas Kawinnya,,,,,,,''
Singkat, padat dan jelas.

Tapi tahukan makna 'perjanjian/ikrar' tersebut?
Ini diaa ->''maka aku tanggung dosa2nya si dia dari ayah dan ibunya, dosa apa saja yg telah dia lakukan, dari tidak menutup aurat hingga ia meninggalkan sholat. Semua yg berhubungan dgn si dia, aku tanggung dan bukan lagi orang tuanya yg menanggung, serta akan aku tanggung semua dosa calon anak2ku''.
Jika aku GAGAL?,maka aku adalah suami yang fasik, ingkar dan aku rela masuk neraka, aku rela malaikat menyiksaku hingga hancur tubuhku''.(Hadist Riwayat Muslim)

Kamis, 02 Januari 2014

#Tilawah

Januari 02, 2014 0 Comments
1. Berapa juz Anda #tilawah Al-Quran perhari? Jawabannya beragam. Ada yg sempat tilawah. Ada yg 1 juz. Bahkan mungkin ada yg lbh dr 1 juz.
2. Bagi org yg terbiasa #tilawah, 1 juz terasa ringan. Namun bagi yg baru belajar, mungkin memberatkan.
3. Mereka yg lancar membaca Al-Quran & telah memiliki target #tilawah harian, dahulunya jg sempat terbata-bata.
4. Dg seringnya kita #tilawah membuat lidah kita ringan mengucapkan ayat & lancar dlm membaca
5. Namun, jangan tanya dulu dpt pelajaran apa yg bisa diamalkan dr #tilawah mereka. Tanya pd diri kita, sejauh mana kualitas bacaan kita.
6. Ya, kualitas. Bukan kuantitas. Kuantitas mah nanti banyak sendiri dg seringnya #tilawah.
7. Ttg kualitas #tilawah, apakah #tilawah kita bisa dimengerti org yg paham bahasa Arab? Ataukah sekedar bunyi bak mantra?
8. Padahal tujuan #tilawah sesungguhnya adalah utk mengambil pelajaran & mengamalkannya. Bukan sekedar menuntaskan lembaran2 Al-Quran.
9. Bila tujuan #tilawah hanya sekedar menyelesaikan brp halaman target tilawah harian, wajar jika kepribadian kita tdk mencerminkan Al-Quran.
10. Pertanyaan sisi kedua, apakah bacaan kita sdh direkomendasikan seperti bacaan RasuluLlah ShallaLlaahu Alaihi wa Sallam?
11. Kalau pun tdk sama persis, sudahkah bacaan Al-Quran kita mirip dg bacaan RasuluLlah ShallaLlaahu Alaihi wa Sallam?

Surat Imajiner

Januari 02, 2014 0 Comments

Suratku ini aku awali dengan kata, “Aku sangat merindukanmu, mungkinkah rinduku berbalas?” Dulu kau sering mendatangiku dan menciumku. Kini, kau tempatkan aku di tempat yang nyaman, namun itu menyiksaku karena kau jarang bercengkerama denganku. Kau lebih sibuk berlama-lama dengan iPad dan BB-mu.

Aku benar-benar sangat iri dengan iPad dan BB yang kau miliki. Kemana pun kau pergi, mereka selalu kau bawa. Saat di rumah pun kau asyik dan rela berlama-lama dengan mereka berdua.

Sementara aku, tetap kau abaikan. Padahal, sibuk dengan iPad dan BB belum tentu memberimu manfaat dan berpahala.

Ketahuilah, saat kau bercengkerama denganku setiap hurufku memberi satu kebaikan dan memberikan 10 kali lipat pahala walau mungkin kau tak tahu maknanya. Bahkan saat kau terbata-bata saat berucap, kau justru mendapat dua pahala: Pahala membacaku dan pahala karena kau kesulitan mengucapkannya.

Ibu memang bukan aktivis

Januari 02, 2014 0 Comments
Orang bilang anakku seorang aktifis. Kata mereka namanya tersohor di kampusnya sana. Orang bilang anakku seorang aktivis. Dengan segudang kesibukan yang disebutnya amanah umat. Orang bilang anakku seorang aktivis. Tapi bolehkah aku sampaikan padamu nak? Ibu bilang engkau hanya seorang putra kecil ibu yang lugu.

Anakku, sejak mereka bilang engkau seorang aktivis, ibu kembali mematut diri menjadi ibu seorang aktivis. Dengan segala kesibukanmu, ibu berusaha mengerti betapa engkau ingin agar waktumu terisi dengan segala yang bermanfaat. Ibu sungguh mengerti itu nak, tapi apakah menghabiskan waktu dengan ibumu ini adalah sesuatu yang sia-sia nak?

Sungguh setengah dari umur ibu telah ibu habiskan untuk membesarkan dan menghabiskan waktu bersamamu nak. Tanpa pernah ibu berfikir bahwa itu adalah waktu yang sia-sia…
Anakku, kita memang berada di satu atap nak, di atap yang sama saat dulu engkau bermanja dengan ibumu ini. Tapi kini di manakah rumahmu nak? ibu tak lagi melihat jiwamu di rumah ini. Sepanjang hari ibu tunggu kehadiranmu di rumah, dengan penuh doa agar Allah senantiasa menjagamu. Larut malam engkau kembali dengan wajah kusut.Mungkin tawamu telah habis hari ini, tapi ibu berharap engkau sudi mengukir senyum untuk ibu yang begitu merindukanmu.

Cinta-Nya Allah

Januari 02, 2014 0 Comments

Krn Allah CINTA, mk di titik terlemah lah ujian menyapa..
 Krn Allah SAYANG, mk di saat terakhir lah pertolongan-Nya datang..
 Krn Allah Maha Tahu, mk ditangguhkan lah sgala yg kita mau..

Terkadang kita mrasa diabaikan, tanpa menyadari bhw sungguh tiada 1 pun perjuangan kita yg Allah sia" kn. Allah Maha Mengetahui dan Maha baik.
������
#mari saling menyemangati dlm kebaikan dan kebenaran

Rabu, 01 Januari 2014

Senyum Pagi

Januari 01, 2014 0 Comments

Pada satu masa, ada seorang anak perempuan yang berdialog dengan ayahnya.

Dalam dialog tersebut, sang anak tiba2 menangis ketika dibisiki. Dan setelah ayahnya berbisik lagi, kemudian anak itu tersenyum.

Apakah gerangan yang dibisikkan sang ayah sehingga anaknya menangis kemudian tiba-tiba tersenyum?

Sang ayah berkata,"Waktuku tidak lama lagi di dunia ini."
Maka sang anak menangis karena orang yang paling hebat dan paling dia cintai di dunia ini adalah ayahnya.

Kemudian sang ayah berkata lagi,"Dan kau adalah orang yang paling cepat akan menyusulku (meninggalkan dunia ini)."
Kemudian sang anak tersenyum karena telah dijamin menyusul ayahnya segera dan dipastikan mendapat surga.

Ya. Dipastikan mendapat surga. Karena Sang Ayah adalah Rasulullah Muhammad, sedangkan sang anak adalah Fatimah Azzahra -wanita yang zuhud dan sepanjang hidupnya kaya akan kemuliaan iman. Dan pintu masuk kenikmatan surga (bagi Fatimah) adalah kematian.

Jika kita dibisiki tentang kematian, ekspresi apa yang akan kita lakukan?

Persiapkan yg terbaik untuk mendapatkan yang baik  SEMANGAT PAGI!