Selasa, 28 Januari 2014

About Me ^39

Aku pikir kamilah yang bertahan. Sepuluh orang ini yang nantinya akan membawa paskibra untuk satu tahun kedepan. Tapi itu semua tidak menjadi kenyataan.

Masalah baru muncul, dari seorang Pak Lurah kami sendiri. Seseorang yang ku pikir akan turut serta berjuang bersama-sama untuk memajukan paskibra. 

Saat itu, H-1 penutupan pendaftaran Pusdiklatsar Paskibra Kota Bandar Lampung.Tiba-tiba,aku melihat keraguan pada dirinya untuk ikutan diklat paskibra kota. Sudah sekuat tenaga kami semua meyakinkan dia untuk ikut serta tapi dia kekeh tidak bisa ikutan. Dan ia pun ga cerita alasannya kenapa. Nah, semakin menambah rasa berprasangka buruk kepadanya. Bahkan saat itu, aku kepikiran kalau ia nantinya bakalan hilang dari kami semua. Dan ternyata itu menjadi kenyataan. (karena kenapa ? Nanti saya jelaskan di About Me selanjutnya.)

Ketika malam hari,saat memang sudah resmi, pendaftaran ditutup. Tiba-tiba hp ku berbunyi. Ada sebuah SMS masuk. Ternyata abang aku sms, pak lurah.

"Assalamualaikum, lagi apa dek ?" tanya ia.
"Waalaikumslam wr wb. Lagi belajar (kayaknya sih) Ada apa bang ?" balas aku.
Setelah beberapa menit diskusi. Hingga akhirnya, dengan sendirinya ia pun curhat. Ya sedikit2 singgung gitu..Meleleh juga es nya hehe.
"Iya,abang ga bisa ikutan diklat karena InsyaAllah mau umroh dek." (aku lupa seperti apa redaksi lengkapnya)
"Wah subhanalloh bang. Kereen. Tapi, tapi....kenapa  tadi sore ga bilang bang pas ditanya alasan ga ikut diklat kota. ?, kan biar kita2 ga su'udzon", tanyaku.
"Ga pa2, kayaknya ngerasa kurang tepat aja tadi sore." jawab ia.
"Yah... Kalau alasannya kayak gitu mah. Kita mau berbuat apalagi bang. Itu udah keputusan kamu dan urusannya juga dengan Allah. Kita bis berbuat apa." jawabku

Setelah itu. Keesokan paginya pun aku langsung bilang ke temen2 paskibra yang laen. Terkait alasan Palu kita seperti itu. Hingga akhirnya merekapun mengerti.

"Eits...tunggu2. Kenapa dia cuma bilang ke kamu sef ?" ejek salah satu temanku.
"Cieeee." teriak semuanya kompak
"Huu.....mulai deh, su'udzon.lagi. Udah ah.." balasku

Bersambung...

0 comments:

Poskan Komentar