Minggu, 04 Agustus 2013

AboutMe ^13

Suatu hari, saya mendapat berita buruk dari tetangga. Berita kalau Ibu saya mengalami kecelakaan. Wah langsung shock dan lemas dong. Ibu ? Apa yang terjadi dengan ibu. Saya mendengar kalau mobil yang ibu tumpangi menabrak tembok akibat sopir yang mengendarainya kebut-kebutan. Sopirnya masih muda sih. Sampai sekarang deh Ibu masih trauma kalau naek angkot. Harus milih-milih dulu .

Kami pun langsung bergegas untuk ke rumah sakit. Alhamdulillah ibu lukanyaga begitu parah. Hanya patah tulang di tangan kanannya. (Sedih juga sih). Tapi tetap harus mensyukurinya. Seumur hidup baru saat itu menginap dirumah sakit karena sedang menunggu orang yang paling kita sayang, Ibu.

Hari-hari berikutnya, hanya ayah yang menemani Ibu di rumah sakit. Ayah bolak balik ke rumah untuk mengambil uang untuk biaya rumah sakit yang semakin mahal. Tiba disuatu malam, ketika semua sudah tidur semua. Hanya saya yang belum terlelap. Terus memikirakn keadaan ibu. Apalagi kalau ibu merasa kesakitan. Sedih. Saya takut dan belum siap kalau harus kehilangannya saat itu. Lebay ya padahal kan cuma patah tulang aja. Maklumlah kan waktu itu masih SD kayaknya karena kebanyakan nonton film hehe
Tapi, malam itu saya benar-benar merasakan kesepian. Ibu yang biasanya selalu ada menemani. Sungguh, saya belum siap kalau harus kehilangan sosoknya. "Ya Allah, ampunilah dosa-dosa ku, dosa ke dua orang tua ku. Cepat sembuhkanlah ibu ku ya Allah. Agar kami bisa berkumpul bersama kembali." Aamiin.

2 minggu kemudian. Ibu sudah mulai baik kondisinya. Sudah mulai belajar menulis karena kan yang patah tangan kanannya. Jadi harus dilatih terus supaya bisa normal kembali. Alhamdulillah.

0 comments:

Poskan Komentar